9 tempat olahan sate terkenal dijogja

Daging kambing, banyak di antara kita adalah penggemar fanatik olahan yang satu ini.

Maka tak heran hampir di setiap daaerah ada tempat makan yang menyajikan olahan daging kambing dengan beragam varian, tak terkecuali di Yogyakarta.

Berikut ini adalah lima tempat makan di Yogyakarta yang bisa didatangi para penggemar kuliner olahan kambing.

1. Tengkleng Pak Kribo

Jika sedang berada di wilayah Sleman utara, Anda bisa mencoba mencicipi olahan kambing di Warung Tengkleng Pak Kribo.Terletak di salah satu emperan toko yang berada di Pasar Pakem, Jalan Kaliurang km 18, Pakem, Sleman, Yogyakarta.

Setiap sore hingga malam Pak Kribo menjajakan tiga olahan daging kambing, yakni tengkleng, tongseng, dan gulai. Setiap harinya Pak Kribo membuka lapaknya dari jam 17.00 hingga dagangannya habis.

Pak Kribo telah mulai berjualan sejak 27 tahun yang lalu. Tengkleng olahahan Pak Kribo memiliki citarasa gurih karena dimasak dengan kuah yang cukup kental.

2. Sate Klatak Pak Pong ste-2
Sate Klatak banyak dijumpai di daerah Bantul, khususnya di kawasan Jejeran ,. Sate klatak adalah masakan sate dengan bahan dasar daging kambing muda.

Uniknya, sate ini disajikan bukan dengan tusuk yang terbuat dari bilah bambu seperti lazimnya masakan sate. Sate ini justru menggunakan tusuk berupa jeruji sepeda kayuh yang terbuat dari batang besi.

Uniknya lagi, bumbu yang digunakan hanya berupa garam saja. Meskipun sate klathak hanya dibakar menggunakan bumbu garam, tetapi rasanya sungguh nikmat.

Salah satu tempat yang menjual sate klathak adalah sate Klatak Pak Pong. Tempat warung sate yang berada di Jalan Stadion Sultan Agung (Jalan Imogiri Timur Km 10, Wonokromo) kabupaten bantul atau timur Stadion Sultan Agung ini setipa harinya selalu ramai dipadati pembeli.

  1. Sate Sor TalokDi daerah Yogyakarta, khususnya di Kabupaten Bantul terdapat beberapa warung sate yang cukup terkenal, dan satu di antaranya adalah warung sate “Sor Talok”.

    Sor adalah kependekan dari Ngisor yang berarti bawah, dan talok adalah sebutan masyarakat jawa terhadap buah kersen. Lokasinya di Dusun Code, Kelurahan Trirenggo, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul dan cukup terkenal di kalangan masyarakat Bantul.

    Sate kambing adalah menu andalan tempat makan yang satu ini. Seperti sate klathak, sate kambingnya ditusuk menggunakan ruji baru kemudian dibakar di atas arang.

    Jika sate klathak disajikan tanpa bumbu, untuk sate Sor Waru ini disajikan bersama sambel kecap.

  2. Sate Petir Pak Nano Sate petir adalah warung sate kambing yang terletak di Jalan Lingkar Selatan Yogyakarta, tepatnya berada di dusun Menayu, Kelurahan Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul.  Warung ini menyajikan sate kambing dengan rasa yang ekstra pedas.

    Sate kambing yang ada di warung tersebut sebenarnya hampir sama dengan kebanyakan sate kambing. Daging kambing dibakar di atas bara api kemudian disajikan bersama sambal kecap.

    Tetapi yang membedakan dengan sate kebanyakan adalah irisan cabai rawitnya yang sangat banyak, sehingga rasanya menjadi begitu pedas. Selain irisan cabai, disambal kecap tersebut juga terdapat irisan bawang merah, tomat, dan kobis.

    Ada tambahan lain yang jarang ditemui disambal kecap pada hidangan sate kambing di tempat lain, yakni irisan daun jeruk. Pengunjung bisa memesan tingkat kepedasannya.

    Penamaan level pedasnya pun terbilang unik, mulai dari level PAUD (Pendidikan Anak Usai Dini), Play Group, hingga level profesor.

    5. Sego Pliket Pak Dakir

    Di jalan HOS Cokroaminoto 75 Yogyakarta atau berada di depan pasar Klitikan Kuncen Yogyakarta terdapat salah satu warung sate legendaris di Yogyakarta.

    Warung sate ini telah ada sejak tahun 1966, yakni Warung Sate Kambing Pak Dakir. Selain sate kambing, warung makan yang buka mulai dari pukul 16.00 hingga 22.00 tersebut memiliki menu spesial yang cuma ada disana, yakni sego pliket.

    Dalam bahasa Jawa, sego pliket berarti nasi lengket, menu ini adalah nasi goreng kambing. Yang membedakannya dengan nasi goreng kambing lainya adalah adanya tambahan sumsum tulang belakang kambing.

    Sumsum tersebut menjadikan tampilan nasi gorengnya lebih lengket (pliket). Selain itu penggunaan sumsum membuat hidangan yang satu ini lebih gurih.

    Bumbu-bumbu lain yang digunakan hampir sama dengan kebanyakan nasi goreng, yakni bawang putih, miri, irisan lombok, dan sedikit kuah gulai, serta irisan daging kambing. (Tribun Jogja/Hamim Thohari)

6.Sate kambing pak syamsuri sate-pak-syamsuri1sate-syamsuri

Warungnya Sederhana, Rasanya Mewah. Itu adalah judul yang diberikan oleh kru santap jogja ketika mengunjungi warung sederhana tapi makanannya mewah itu berikut fotonya

Peta kuliner Jogja menyebut posisi warung sate kambing Pak Syamsuri sejarak 500 meter dari Ring Road Utara, Jalan Solo. Semua pecinta kuliner Jogja merekomendasikan warung sate  Pak Syamsuri yang terletak di Sambilegi, Ring Road Utara, Jalan Solo. Konon, tekstur daging satenya tak biasa saking empuknya dan rasanya betul betul mencitrakan kelasnya sebagai kuliner Jogja terwahid.

7.Sate kere mbah Mardi

Kuliner Tumbal Jauh dari Kemiskinan ,lagi judul yg diberikan redaksi santap jogja yang telah mengunjungi sate kere mbah mardi waktu lalu,dengan citarasa yang sungguh menawan sate kere telah menyibaakkan mata akan taka da perbedaannya makanan berbahandasar mahal dan murah, bertempat di Jalan Godean akan segera tampak dan pada kilometer delapan Santap Mania akan menemui warung sate kere Mbah Mardi. Gampang sekali menemukannya!

Kru mereka mengatakan Warung makannya sederhana dan terkesan ndeso dengan asap membumbung oleh bakaran sate.

Memang Harum sate sapi menusuk nusuk hidung sampai badan redaksi gontai ingin segera masuk dan duduk di kursi. Ternyata, di luar perkiraan! Hanya ada satu meja, selebihnya pengunjung diberikan tikar untuk duduk. Namun inilah kekhasan warung Mbah Mardi. Kesan merakyatlah yang masuk ke otak. Tinggal memesan sate kere andalan di sini, nih!

  1. Sate klatak pak jedeSate Sate klatak adalah masakan sate dengan bahan dasar daging kambing muda. Klatak banyak dijumpai di daerah Bantul tapi disleman juga tak kalah, nha ada misteri disini di bantul daerah jejeran ada sate pak pong dan disleman daerah jejeran ada sate pak jede, entah keduanya sama kenal atau bermitraan atau bagaimana saya kurang tau tapi uniknya sama didaerah jejeran di berbeda kabupaten ada masing masing tempat jajanan olahan sate yang sepesial ,. Dan kemarin saya coba sate klatak pak jede,luarbiasa warungnya besar,mejanya banyak dan memang rasanya enak pedas , lokasi pasnya seturan ,dari OB keutara 500m kanan jalan sate kambing pak jede

9.Sate Godril

Nikmatnya Menyantap Sate dan Tongseng Kambing yang Lezat nan Empuk di sate godril yang berlokasi di daerah mirota godean,lagi lagi kawasan godean,, dimana daerah ini adalah surge bagi paara kulineristi Menu sate di warung ini tidak disajikan dalam bentuk masih ditusuk. Ketika disantap, dagingnya empuk banget. , empuknya daging kambing ini sangat mirip dengan karakteristik daging kambing muda. Benar-benar enak. Aroma prengus kambingnya pun bisa dibilang tergantikan dengan aroma bakarannya. Dipadukan dengan kubis, irisan bawang merah, dan bumbu kecapnya,, tempat terahir ini sangat cocok bagi anada yg tidak terlalu menyukai olahan daging kambing,karena rasa dari khas prengus kambing itu sendiri tidak terlalu ketara,, itu dulu post kali ini jika ada rekomendasi atau saran silahkan komen dibawah ini ,semoga bermanfaat  dan trimakasih

 

Tata Cara Pelaksanaan AQIQAH

 

Aqiqah itu berarti memutus dan melubangi, dan ada juga yang mengatakan bahwa akikah adalah nama bagi hewan yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong, dan dikatakan juga bahwa akikah merupakan rambut yang dibawa si bayi ketika lahir. Adapun maknanya secara syari’at adalah hewan yg disembelih untuk cropped-Rdho-aqiqah-jogja1.jpgmenebus  anak bayi yang dilahirkan. Aqiqah adalah sembelihan yang disembelih untuk anak yang baru lahir. Pengarang kitab Mukhtar Ash Shihhah mengatakan: ” Al-‘Aqiqah atau Al-‘Iqqah artinya adalah rambut makhluk yang baru dilahirkan, baik manusia atau Binatang. Dinamai pula daripadanya bintang yang disembelih untuk Anak yang baru lahir pada hari keseminggunya.

1. Dasar Hukumnya

Aqiqah hukumnya adalah sunnah muakkad, sekalipun Orang ta dalam keadaan sulit. Aqiqah dilakukan oleh Rasulullah saw. dan para sahabat.

2. Aqiqah diperutukan  Anak Laki-Laki dan Anak Perempuan

Yang afdhal untuk anak laki-laki disembelihkan 2 ekor kambing/domba yang mirip dan aqiqah potong rambutumurnya bersamaan. Dan untuk anak perempuan 1 ekor.
Dari Ummu Karz Al-Ka’biyah berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda:

عن الغلام شاتان متكأ فئتان . و عن الجارية شاة

” Untuk anak laki-laki dua ekor kambing yang mirip, dan untuk anak perempuan satu ekor.” Dan dibolehkan satu ekor domba untuk anak laki-laki . Rasulullawh saw. pernah melakukan yang demikian untuk Hasan dan Husain r.a., seperti pada hadits yang lalu.
“Dahulu kami dimasa jahiliyah apabila salah seorang diantara kami mempunyai anak, ia menyembelih kambing dan melumuri kepalanya dengan darah kambing itu. Maka setelah Allah mendatangkan islam, kami menyembelih kambing, mencukur atau menggundul kepala si bayi dan melumurinya dengan minyak wangi.” [HR. Abu Daud juz 3 hal 107].

Di hadits lain yang berisikan tentang sejarah aqiqah yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban “Dari Aisyah ia berkata ‘Dahulu orang orang pada masa jahiliyah apabila mereka beraqiqah untuk seorang bayi, mereka melumuri kapas dengan darah aqiqah, lalu ketika mencukur rambut si bayi mereka melumurkan pada kepalanya’. Maka Nabi saw bersabda, ‘Gantilah darah itu dengan minyak wangi.’” [HR Ibnu Hibban juz 12 hal 124].

3. Waktu Penyembelihan

Jika memungkinkan, penyembelihan dilangsungkan pada hari ke-7. Jika tidak, maka pada hari ke-14. Dan jika yang demikian masih tidak memungkinkan, maka pada hari ke-21 dari hari kelahirannya. Jika masih tidak memungkinkan maka pada kapan saja. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dikatakan: تذبح لسبع ، و لاربع عشر ، و لاحد و عشرين “Disembelih pada hari ketujuh, dan pada hari ke-empatbelas, dan pada hari kedua puluh satu.”
Rangkaian Berikutnya:
– memberikan nama pada anak
– Mencukur rambutnya.
– Bersedekah seberat timbanan rambutnya.
2. Adapun syarat hewan kambing yang dapat dijadikan aqiqoh itu sama dengan syarat hewan qurban (kurban) sbb:
– Kambing: sempurna berusia 1 (satu) tahun dan masuk usia (dua) tahun.
– Domba: sempurna berusia 6 (enam) bulan dan masuk bulan ke-7 (tujuh).
– Tidak boleh ada anggota badan hewan yang cacat.
– Dagingnya tidak boleh dijual.

 

4.Boleh melaksanakannya selain pada hari ketujuh ( cara aqiqah syar’i )

  1. Sebagian membolehkan melaksanakannya sebelum hari ketujuh. Pendapat ini dinukil dari Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam kitabnya “Tuhfatul Maudud” hal.35. Sebagian lagi berpendapat boleh dilaksanakan setelah hari ketujuh. Pendapat ini dinukil dari Ibnu Hazm dalam kitabnya “al-Muhalla” 7/527.Sebagian ulama lainnya membatasi waktu pada hari ketujuh dari hari kelahirannya. Jika tidak bisa melaksanakannya pada hari ketujuh maka boleh pada hari ke-14, jika tidak bisa boleh dikerjakan pada hari ke-21. Berdalil dari riwayat Thabrani dalm kitab “As-Shagir” (1/256) dari Ismail bin Muslim dari Qatadah dari Abdullah bin Buraidah :“Kurban untuk pelaksanaan aqiqah, dilaksanakan pada hari ketujuh atau hari ke-14 atau hari ke-21.” [Penulis berkata : “Dia (Ismail) seorang rawi yang lemah karena jelek hafalannya, seperti dikatakan oleh al-Hafidz Ibnu Hajar dalam ‘Fathul Bari’ (9/594).” Dan dijelaskan pula tentang kedhaifannya bahkan hadist ini mungkar dan mudraj]
  2. Bersedekah dengan perak atau sesuai berat si rambut bbayi ketika ditimbangSyaikh Ibrahim bin Muhammad bin Salim bin Dhoyyan berkata : “Dan disunnahkan mencukur rambut bayi, bersedekah dengan perak seberat timbangan rambutnya dan diberi nama pada hari ketujuhnya. Masih ada ulama yang menerangkan tentang sunnahnya amalan tersebut (bersedekah dengan perak), seperti : al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalani, Imam Ahmad, dan lain-lain.”Adapun hadist tentang perintah untuk bersedekah dengan emas, ini adalah hadit dhoif.

    TIDAK ADA TUNTUNAN BAGI ORANG DEWASA UNTUK AQIQAH ATAS NAMA DIRINYA SENDIRI
    Sebagian ulama mengatakan : “Seseorang yang tidak diaqiqahi pada masa kecilnya maka boleh melakukannya sendiri ketika sudah dewasa”. Mungkin mereka berpegang dengan hadist Anas yang berbunyi : “Rasulullah mengaqiqahi dirinya sendiri setelah beliau diangkat sebagai nabi.” [Dhaif mungkar, Hadits Riwayat Abdur Razaq (4/326) dan Abu Syaikh dari jalan Qatadah dari Anas].

5. Bersamaan Antara Qurban dan Aqiqah.

Dari sini muncul pertanyaan, yaitu bolehkah menggabungkan niat aqiqah dan kurban? Bila hal itu diperbolehkan apakah secara otomatis kurban yang dilakukan sekaligus bisa menggugurkan anjuran akikah? Mengenai hal ini ada 2 pendapat:

Qurban yang ia tunaikan itu bisa sekaligus diniatkan aqiqah dan menggugurkan anjurannya. Pendapat ini merupakan opsi yang disampaikan oleh Mazhab Hanafi dan salah satu riwayat Ahmad. Dari kalangan tabi’in, Al-Hasan Al-Bashri, Ibnu Sirin, dan Qatadah, sepakat dengan pandangan ini. Mereka berargumentasi, substansi kedua ibadah sama, yaitu mendekatkan diri kepada Allah swt. melalui sembelihan hewan. Keduanya bisa saling melengkapi dan mengisi. Kasus hukumnya sama ketika shalat wajib di Masjid disertai dengan niat shalat sunnah tahiyyatal masjid. Mantan mufti Arab Saudi, Syekh Muhammad bin Ibrahim, mendukung opsi ini.

Kedua ibadah itu tidak boleh disatukan dan tidak bisa menggugurkan salah satunya. Qurban adalah qurban dan aqiqah adalah aqiqah. Pendapat ini disampaikan oleh mazhab Maliki, Syafi’i, dan salah satu riwayat Mazhab AhmadAlasan yang mereka kemukakan, yaitu masing-masing dari akikah dan kurban memiliki tujuan yang berbeda. Maka itu, satu sama lain tidak boleh digabung. Latar belakang dan motif di balik kesunnahan kedua ibadah itu pun berseberangan. Jadi, kurang tepat disatukan. Misalnya, denda yang berlaku di haji tamattu’ dan denda yang berlaku dalam fidyah.

Wallahu a’lam.

                      ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚ                       
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. Aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Pengertian Aqiqah Menurut Agama Islam

Pengertian Aqiqah Menurut Agama Islam

Akikah ( عقيقة, transliterasi: Aqiqah) adalah pengurbanan hewan dalam syariat Islam, sebagai penggadaian (penebus) seorang bayi yang dilahirkan. Hukum akikah menurut pendapat yang paling kuat adalah Sunnah muakad, dan ini adalah pendapat jumhur ulama menurut hadits. Kemudian ada ulama yang menjelaskan bahwa akikah sebagai penebus adalah artinya akikah itu akan menjadikan terlepasnya kekangan jin yang mengiringi semua bayi sejak lahir.

Menurut bahasa ‘Aqiqah artinya : memotong. Asalnya dinamakan ‘Aqiqah, karena dipotongnya leher binatang dengan penyembelihan itu. Ada yang mengatakan bahwa aqiqah adalah nama bagi hewan yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong Ada pula yang mengatakan bahwa ‘aqiqah itu asalnya ialah : Rambut yang terdapat pada kepala si bayi ketika ia keluar dari rahim ibu, rambut ini disebut ‘aqiqah, karena ia mesti dicukur.

Aqiqah adalah penyembelihan domba/kambing untuk bayi yang dilahirkan pada hari ke 7, 14, atau 21. Jumlahnya 2 ekor untuk bayi laki-laki dan 1 ekor untuk bayi perempuan.