Perbedaan aqiqah dan kurban, inilah ciri-ciri yang perlu diketahui

Ibadah qurban maupun aqiqah adalah implementasi ketaatan dan ketakwaan seorang hamba dalam menjalani syariah Islam. Qurban ialah  menyembelih hewan yang dilaksanakan  mulai tanggal 10 Dzulhijah sesudah  salat Idul adha, dan masih boleh melakukannya di tanggal 11 hingga  13 Dzulhijah.

Qurban boleh diniatkan atas nama sendiri, orang lain, atau pun guna  orang yang telah  meninggal. Jika ber-qurban domba  dan domba, maka hanya diizinkan  untuk satu orang. Sedangkan guna  sapi dan unta boleh dilaksanakan  secara berpatungan. Setelah pemotongan, pequrban mendapat sepertiga unsur  daging, dan dua pertiganya diberikan  kepada yang berhak menerimanya.

Aqiqah ialah  ibadah yang dilaksanakan  sebagai wujud syukur atas nikmat yang telah diserahkan  Allah Swt atas kelahiran buah hati. Aktivitas aqiqah ialah  memotong hewan. Hewan yang disembelih seringkali  kambing atau domba. Afdolnya, aqiqah dilaksanakan  pada hari ke tujuh, namun andai  berhalangan dapat dilaksanakan  pada hari ke empat belas.

Jumlah hewan yang disembelih berbeda, andai  bayinya wanita  maka kambingnya yang disembelih satu, sementara  untuk bayi laki-laki berjumlah dua ekor.

Ibadah qurban dan aqiqah memiliki  perbedaan dan persamaan dalam pelaksanaannya.

nah setelah mamahami dari teks dan ceramah langsung, yuk kita maahami dari persamaanya antara Qurban dan Aqiqah

Persamaan aqiqah dan kurban adalah:

  • 1.Baik qurban maupun aqiqah dilakukan  sebagai wujud ketaatan dan ketakwaan seorang hamba untuk  Allah Swt. Aktivitasnya dengan mengerjakan  pemotongan hewan.
  • 2.Mempunyai peraturan  yang sama dalam kriteria  sahnya fauna  yang bakal  disembelih. Yaitu berbadan sehat, tidak mengidap penyakit, gemuk, tidak cacat secara jelas, dan sudah  masuk umur cocok  syariah.
  • 3.Hukum berqurban dan aqiqah pada dasarnya sama menurut  keterangan dari  jumhur ulama, yakni  sunnah muakkad. Sunnah yang dianjurkan untuk  yang memiliki  kelapangan rezeki.
  • 4.Dalam menyalurkan  daging sembelihan, baik sahibul qurban maupun aqiqah yang menyerahkan  langsung untuk  yang berhak.
  • 5.Sahibul qurban dan aqiqah, dapat merasakan  sebagian dagingnya. Kulit serta dagingnya jangan  diperjualbelikan, tetapi  dapat dijadikan upah untuk  pemotong hewannya.

Perbedaan Ibadah Qurban dan Aqiqah

penjelasan lengkap mengenai aqiqah dan kurban
  • 1.Waktu pengamalan  qurban sesudah  salat Iduladha dan masih dapat dilaksanakan  dari tanggal 11 sampai  13 Dzulhijah masing-masing  tahunnya. Aqiqah, afdolnya dilaksanakan  pada hari ke tujuh, sampai  sebelum akil baligh.
  • 2.Melaksanakan qurban ketika  hari raya Iduladha, sementara  aqiqah dilakukan  saat kelahiran buah hati.
  • 3.Dalam sistem pembagian, daging qurban diberikan  daging dalam suasana  mentah. Aqiqah diberikan  ke penerima dalam suasana  siap santap, dengan menu tertentu.
  • 4.Qurban dilaksanakan  setiap tahun, dan dianjurkan untuk  yang berkemampuan dalam rezeki. Melakukan aqiqah melulu  sekali dalam seumur hidup.
  • 5.Jumlah fauna  ketika ber-aqiqah ialah  beda, pada bayi laki-laki disunnahkan menyembelih dua ekor domba  jantan (gibas). Dan seekor domba  pada aqiqah bayi perempuan. Sebagian daging bisa  dinikmati keluarga, beberapa  lagi disedekahkan. Pelaksanaan qurban, bisa  menyembelih seekor domba  atau berkelompok sekiranya fauna  qurban-nya ialah  unta, atau sapi.

Demikian ringkasan persamaan qurban dan aqiqah, serta perbedaan qurban dan aqiqah. Semoga saya dan anda bisa  mengimplementasikan kedua ibadah tersebut.

kesimpulanya apa?

Islam mengajarkan umat muslim supaya  menjalin tiga jenis hubungan, yakni  hubungan insan  dengan Allah SWT (hablum min Allah), hubungan insan  dengan sesama insan  (hablum min al-nas) dan hubungan insan  dengan alam semesta (hablum min al-‘alam). Ketiga hubungan itu  dapat didatangi  dalam syariat qurban dan aqiqah.

Jika ditelisik dari mula  sejarahnya, baik qurban maupun aqiqah, sama-sama dimaksudkan sebagai ungkapan rasa syukur untuk  Allah SWT. Dengan demikian, qurban dan aqiqah bernuansa hablum min Allah. Qurban dan aqiqah pun  sama-sama bernuansa hablum min al-nas, sebab  daging qurban dan aqiqah me sti diberikan  kepada pihak-pihak yang membutuhkan. Bahkan nuansa hablum min al-‘alam pun  tampak pada kewajiban  untuk menjadikan hewan  sebagai objek qurban dan aqiqah.

Perbandingan Qurban dan Aqiqah

pperbedaan kurban dan aqiqah
pperbedaan kurban dan aqiqah

Kambing yang dijadikan sebagai qurban maupun aqiqah mesti memenuhi sejumlah kriteria   sebagaimana tercantum  di bawah ini:

Kriteria Kambing Qurban dan Aqiqah

A. TATA CARA PELAKSANAAN QURBAN

1.  Pengertian

Berdasarkan keterangan dari  bahasa, qurban berasal dari bahasa Arab qaruba yang berarti ‘dekat’. Yang dimaksud di sini ialah  ‘dekat untuk  Allah SWT’. Istilah lainnya ialah  udhhiyyah yang berarti fauna  qurban yang disembelih pada masa-masa  dhuha.

Berdasarkan keterangan dari  istilah, qurban atau udhhiyyah ialah  menyembelih fauna  ternak tertentu (unta, sapi, kerbau, kambing) dengan niat mendekatkan diri untuk  Allah SWT pada hari-hari Nahr (penyembelihan), yakni  Idul Adha sampai  hari Tasyriq (10-13 Dzulhijjah).

2. Hukum Qurban

Hukum menyembelih qurban menurut  keterangan dari  Imam Hanafi ialah  wajib menurut  Hadis riwayat Abu Hurairah RA bahwa Nabi SAW bersabda:

مَنْ كَانَ لَهُ سَعَةٌ وَلَمْ يُضَحِّ فَلَا يَقْرَبَنَّ مُصَلاَّنَا  (رَوَاهُ إبْنُ مَاجَهَ)

Barangsiapa mempunyai  keluasan (rezeki), dan tidak berqurban, maka tidak boleh  sekali-kali dia mendekati lokasi  shalat kami

(H.R. Ibnu Majah).

Sedangkan tiga Mazhab lainnya (Maliki, Syafi’i dan Hambali) menghukumi sunah muakkad, sampai-sampai  orang yang dapat  berqurban makruh meninggalkannya.

Lebih dari itu, Mazhab Syafi’i mengaku  bahwa qurban adalah ibadah sunah perorangan yang seyogianya dilakukan  paling tidak sekali dalam seumur hidup. Namun demikian, andai  anggota keluarganya banyak, lalu melulu  ada satu orang yang berqurban mewakili keluarganya, maka urusan  tersebut  sudah mencukupi.

Dalil kesunahan qurban ialah  Hadis Ibnu ‘Abbas RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

ثَلَاثٌ هُنَّ عَلَيَّ فَرَائِضُ وَهُنَّ لَكُمْ تَطَوُّعٌ الْوَتْرُ وَالنَّحْرُ وَصَلَاةُ الضُّحَى (رَوَاهُ أَحْمَدُ).

Tiga urusan  yang me sti  bagiku, dan sunah untuk  kalian: shalat witir, menyembelih qurban dan shalat dhuha

(H.R. Ahmad

Pengertian aqiqah dan dasar hukumnya

Aqiqah menurut  keterangan dari  bahasa ialah  membelah dan memotong. Pada mulanya, aqiqah ialah  sebutan untuk  pemotongan rambut yang terdapat  di kepala bayi saat  kelahirannya. Kemudian sebutan aqiqah pun  ditujukan pada fauna  yang dicukur  (disembelih) berkaitan  dengan pemotongan rambut bayi tersebut.

Dasar Hukum aqiqah

Berdasarkan keterangan dari  mazhab Hanafi, hukum aqiqah ialah  mubah, bukan sunah. Sedangkan menurut  keterangan dari  mazhab lainnya (Maliki, Syafi’i dan Hambali) hukum aqiqah ialah  sunah muakkad untuk  orang yang dikaruniai anak. Hukum aqiqah menjadi wajib bilamana  dinazarkan.

Dasar hukum aqiqah ialah  Hadis riwayat Samurah ibn Jundub RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:

كُلُّ غُلاَمٍ مُرْتَهِنٌ بِعَقِيْقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ فِي يَوْمِ سَابِعِهِ وَيُحْلَقُ وَيـُسَمَّى (رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ).

Setiap anak tersebut  tergadai dengan aqiqahnya, yang disembelih pada hari ketujuh (dari kelahirannya), dipotong  rambutnya dan diberi nama (pada hari ketujuh tersebut)

(H.R. al-Bukhari).

Ketentuan Binatang Aqiqah

Sebenarnya hewan  aqiqah sama dengan hewan  qurban, yakni  unta, sapi dan kambing. Akan tetapi, pendapat yang populer ialah  aqiqah melulu  boleh memakai  kambing. Berdasarkan keterangan dari  Mazhab Maliki, aqiqah guna  anak laki-laki maupun wanita ialah  1 (satu) ekor kambing. Berdasarkan keterangan dari  Mazhab Syafi’i dan Hambali, aqiqah guna  anak laki-laki ialah  2 (dua) ekor kambing, sementara  aqiqah guna  anak wanita ialah  1 (satu) ekor kambing. Pendapat ini didasarkan pada Hadis riwayat ‘Aisyah RA berikut:

أَمَرَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نَعُقَّ عَنِ الْغُلاَمِ بِشَاتَيْنِ وَعَنِ الْجَارِيَةِ بِشَاةٍ. (رَوَاهُ إبْنُ مَاجَهَ).

“Rasulullah SAW menyuruh  kami supaya  mengaqiqahkan anak laki-laki dengan (menyembelih) dua ekor domba  dan mengaqiqahkan anak perempuan  dengan (menyembelih) seekor kambing”.

(H.R. Ibn Majah).

Demikian pun  diperkenankan aqiqah dengan seekor unta atau sapi guna  7 (tujuh) anak. Di samping  itu, disunahkan untuk mencukur  rambut bayi pada hari ketujuh, kemudian  bersedekah dengan emas dan perak cocok  dengan timbangan rambut yang dipotong.

Disunahkan pula memberi nama yang terbaik untuk  bayi di hari ketujuh dan melumuri kepala bayi dengan minyak wangi, laksana  za’faran. Pada hari kelahiran, sunah dikumandangkan azan di telinga kanannya dan iqamah di telinga kirinya. Hal ini dimaksudkan supaya  kalimat yang kesatu  kali didengar oleh bayi ialah  kalimat tauhid.

TAHUKAH KAMU? Mengapa Daging Kambing Istimewa menurut  keterangan dari  Rasulullah SAW?

Pertama, Di dalam domba  ada  keberkahan. Rasulullah SAW bersabda: “Peliharalah (manfaatkan) oleh kalian kambing, sebab  di dalamnya ada  barakah”. (H.R. Ahmad). Tidak melulu  dagingnya saja, susu dan kulit kambing pun  berisi  keberkahan.

Kedua, Para Nabi pernah menggembalakan kambing. Nabi SAW bersabda: “Tidaklah seorang Nabi diutus, tetapi  ia pernah menggembala kambing”. Para kawan  bertanya, “Apakah anda  juga, wahai Rasulullah?”. Beliau menjawab, “Ya, aku pernah menggembala domba  penduduk Mekkah dengan upah sejumlah  qirath”(H.R. al-Bukhari).

Ketiga, Daging domba  tidak berbahaya untuk  kesehatan. Apa yang disunahkan Rasulullah SAW, tentulah  di dalamnya terdapat guna  dan tidak membahayakan. Hal tersebut diperlihatkan  oleh orang zaman dahulu yang gemar santap  daging domba  dan lemaknya. Lalu, kenapa  sekarang ini daging kambing dirasakan  berbahaya untuk  kesehatan? Sebenarnya bukan daging domba  yang mengakibatkan  penyakit, tetapi  karbohidrat (misalnya: nasi, lontong, ekstra  gula, dan minuman manis) yang dikonsumsi bareng  daging kambinglah yang menjadi pemicunya. Daging domba  akan aman dan menyehatkan guna  dikonsumsi, asalkan: (a) Diolah dengan teknik  yang baik supaya  kandungan vitamin dan mineralnya tetap terjaga, contohnya  kurangi santan dan minyak, pakai  bumbu-bumbu pilihan, dan simaklah  waktu memasak yang tepat. (b) Dikonsumsi secukupnya saja dan tidak berlebihan. (c) Dikonsumsi oleh orang-orang yang terbiasa merealisasikan  pola hidup sehat, misalnya: lumayan  serat, olahraga rutin, makanan bergizi seimbang, tidak mengisap rokok  dan minum alkhohol, dan beda  sebagainya.

Keempat, Daging domba  sangat baik guna  kesehatan jantung. Penelitian dari American Heart Association melafalkan  bahwa daging domba  sangat baik guna  orang yang memiliki  masalah pada jantung, sebab  mempunyai  kandungan protein yang tinggi, kandungan lemak yang sehat, mudah dipahami  tubuh, berisi  zat besi, potasium yang rendah, dan berisi  seluruh  asam amino.

selanjutnya, Kelima,

Membantu mengurai kolesterol jenuh. Kolesterol bosan  dapat diminimalisir bilamana  Omega 3 telah  ada  dalam darah, tetapi  Omega 3 tidak bisa  mengurai kolesterol yang telah  terbentuk dalam tubuh. Lalu, bagaimana domba  membantu mengurai kolestrol? Ternyata melulu  ikatan kolesterol lembut saja yang dapat  menguraikan kolesterol kasar, dengan kata lain  kolesterol yang telah  terbentuk dalam tubuh tidak akan dapat  diurai dengan materi, tetapi  dengan kolesterol domba  saja.

Keenam, Mencegah penyakit darah tinggi dan obesitas. Kolesterol domba  sangat berfungsi  untuk menguraikan kolesterol dalam darah  yang menjadi penyebab penyakit hipertensi. Untuk  penderita obesitas, daging domba  dapat berfungsi  membakar lemak yang berlebihan dalam tubuh.

Ketujuh, Mempercantik kulit. Daging domba  berisi  vitamin C alami yang tidak teroksidasi, dimana keberadaanya sangat urgen  untuk kulit. Vitamin C yang tidak teroksidasi sangat urgen  untuk keawetan  dan pembangunan sel kulit, serta mempercantik kulit.

Kedelapan, Meningkatkan rasa kasih sayang dan kebahagiaan. Kolesterol domba  akan menciptakan  jantung menjadi halus dan lembut pergerakannya, sampai-sampai  perasaan bahagia bakal  tercipta. Daging domba  membuat sistem darah menjadi sehat dan kuat, begitu pun  dengan thalamus yang pun  kuat sehingga situasi  tersebut sangat menolong  terciptanya perasaan kasih sayang.

Kesembilan, Mencegah anemia. Zat besi yang tinggi dalam daging kambing bermanfaat  mencegah anemia. Di samping  itu, daging kambing pun  berisi  vitamin B12 yang sangat urgen  untuk mengawal  kesehatan sel darah merah  dan niasin.

baca juga yuk:

Layanan Aqiqah bantul dan sekitarnya

proses acara aqiqah di bantul

Anda sedang mencari jasa untuk aqiqah anak anda, atau sedang mencari referensi jasa aqiqah bantul yang pas untuk acara aqiqahan nanti?

Nuuwun, lur, jika njenengan butuh jasa aqiqah, yang terpercaya, dan hasil yang tidak mengecewakan, tepat sekali,,

Kami mempunyai tim untuk melaksanakan tugas spiritual aqiqah,

Tim kami bertugas:

Pertama:

membantu anda dalam mencari kambing aqiqah, bagi anda yang sedang sibuk-sibuknya nih, kami siap membantu mencarikan kambing yang sesuai dengan keinginan anda dan pastinya sesuai syariat, atau jika anda mempunyai kambing sendiri atau mempunyai referensi pembelian kambing, anda bisa membawa kambing sendiri untuk disembelih.

Kedua:

Tim kami melakukan penyembelihan kambing, dan melakukan pemotongan daging kambing. Pemotongan daging kambing menyesuaikan jumlah box nanti yang dipesan. Anda bisa melakukan permintaan, dan konsultasi ke kami.

Ketiga,

setelah daging kambing di cuci bersih, 5 jam sebelum acara aqiqah di mulai, kami akan memasak daging kambing tentunya dengan tim ahli kami yang sudah berpengalaman, soal bumbu dan cara masak yang tepat.

Kenapa harus 5 jam sebelum acara dimulai?

Karena kami menjaga daging dan makanan agar tetap hangat dan fresh untuk di makan. Jika terlalu lama nanti di khawatirkan akan mengurasi aroma dari makanan.

Nah disini kelebihan kami?

Kami selalu mengutamakan daging yang segar, aroma yang khas dan rasa yang mantappp

Terakhir: kami akan melakukan pengantaran paket aqiqah yang anda pesan, tim kami akan datang tepat waktu, dengan mobil yang akan menjaga paket aman sampai depan rumah anda.

Bagi anda yang membutuhkan jasa paket kami, silahkan klik nomer whatsapp dibawah ini, untuk info lebih lengkap, tanya ke kami saja ya, nuwun

WHATSAPP AQIQAH JOGJA TERDEKAT
saya mau info tentang aqiqah saya.

Kami Ridho aqiqah bekerja sepenuh hati sejak  tahun 2011.

Solusi untuk anda  yang menginginkan  Jasa Aqiqah dan jasa Catering dengan masakan yang mantap dan paket nasi murah di jogjakarta.

Kenapa ridho aqiqah berani menawarkan jasa aqiqah bantul dan daerah sekitarnya?

Karena secara khusus kami mengutamakan anda yang berada di bantul. Layanan kami buktikan tercepat dan tepat waktu dalam pengentaran hasil masakan aqiqah, anda bisa datag langsung ke lokasi kami atau cukup terhubung secara online, segala kebutuhan anda tentang aqiqah, akan kami layani sepenuh hati.

Kenapa harus yakin dengan layanan ridho aqiqah?

Karena kami punya team yang solid, pengalamanya  lebih dari 6 tahun dan kami berkomitmen untuk  selalu menyediakan  layanan baik dari segi  kualitas, freshfood(makanan segar) dan ketepatan waktu.

Ucapan terimakasih pada sedulurku, aqiqah bantul selalu mantapp!!

Terimakaih untuk, terkhusus untuk bapak bupati bantul dan tokoh agama bantul, serta semua masyarakat khususnya di bantul, kami berterimakasih kami ridho aqiqah talah mendapat tempat dan di izinkan untuk selalu melayani kebutuhan akan jasa aqiqah di bantul. Semua ini terjadi karena dukungan dan khususnya ulasan yang baik dari pelanggan kami, karena itu kami akan selalu bekerja dan berkarya dengan baik dan menyenangkan, terimakasih

Untuk yang membutuhkan konsultasi seputar aqiqah atau catering?, anda bisa klik tautan wa dibawah ini.

Dimana saja daerah yang kami layani, apakah jasa aqiqah bantul saja?

Di bantul, secara secara khusus akan kami layani sepenuh hati, kami juga melayani aqiqah di daerah sleman, kota yogyakarta, wonosari gunung kidul dan lainya, sesuai kesepakatan anda.

jasa aqiqah jogja
saya mau pesan sekarang juga

terimakasih

daftar harga dan biaya paketan aqiqah bantul

harga paket aqiqah, biaya aqiqah jogja, jasa aqiqah terdekat
harga paket aqiqah anak perempuan
daftar harga paket aqiqah jogja anak laki laki
harga paket aqiqah anak laki laki
harga paket aqiqah bantul
harga paket aqiqah tanpa nasi box
aqiqah jogja terdekat, fasilitas aqiqah
isi nasi box pada aqiqah jogja terdekat, fasilitas aqiqah
paket aqiqah jogja terbaik
fasilitas aqiqah oleh ridho aqiqah

Jasa Aqiqah Jogja

Ridho Aqiqah Yogyakarta. Halal, Hemat, Syar’i, dan Higienis Ridho Aqiqah adalah penyedia jasa aqiqah yang profesional dengan produk berkualitas dalam rasa maupun tampilan. Halal sesuai dengan tuntunan islam, Sehat dengan pemilihan yang terbaik dan pengemasan yang higienis.

KENAPA HARUS RIDHO AQIQAH?

Halal : Halal sesuai standar makanan mulai dari pemilihan bahan sampai proses pengolahan.

Hemat : Harga paket terjangkau di semua kalangan, dengan berbagai keuntungan yang diperoleh konsumen.

Syar’i : Syar’i dalam pemilihan kambing sampai proses menyembelihan yang sesuai syariat islam.

Higienis : Selalu menjaga kebersihan mulai dari proses pengolahan menu sampai paket di kemas dan siap dikirim

anak perempuan*Untuk Harga berikut adalah harga paket dengan kambing betina untuk harga kambing jantan dikenakan biaya tambahan Rp 250.000,-*anak laki-laki*Untuk Harga berikut adalah harga paket dengan kambing betina untuk harga kambing jantan dikenakan biaya tambahan Rp 250.000,-*fasilitasisi nasi box

Lokasi

Jalan Masjid Besar Mataram, Ledok KG 3. No. 845, Purbayan, Kec. Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55173

Jam Kerja

08:00 AM – 05.00 PM Senin – Sabtu

Kontak : 0274-384 096
Email : Tanyayatman@gmail.com

Dilarang Kajian Di Masjid Sebelum Jumatan

Kajian di Masjid Sebelum Jumatan

Benarkah kajian di hari jumat dilarang?

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Terdapat hadis dari Abdullah bin Amr bin Ash radhiyallahu ‘anhuma, beliau mengatakan,

أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- نَهَى عَنِ التَّحَلُّقِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ قَبْلَ الصَّلاَةِ وَعَنِ الشِّرَاءِ وَالْبَيْعِ فِى الْمَسْجِدِ

Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang mengadakan kajian di hari jumat, sebelum jumatan. Dan beliau melarang jual beli di masjid. (HR. Nasai 722 dan dihasankan al-Albani)

Para ulama menyebutkan, latar belakang mengapa kita dilarang mengadakan kajian sebelum jumatan adalah agar tidak mengganggu kegiatan jumatan. Karena ketika hari jumat, kita dianjurkan untuk hadir jumatan di awal waktu. Jika di sana ada kajian, akan mengganggu mereka yang hendak hadir jumatan.

Kita akan simak keterangan Adzim Abadi dalam Aunul Ma’bud. Beliau menukil 3 penjelasan ulama,

[1] keterangan al-Khathabi. Beliau mengatakan,

إنما كره الاجتماع قبل الصلاة للعلم والمذاكرة، وأمر أن يشتغل بالصلاة، وينصت للخطبة والذكر، فإذا فرغ منها كان الاجتماع والتحلق بعد ذلك

Beliau tidak menyukai berkumpul untuk kajian sebelum jumatan, serta memeritahkan untuk fokus terhadap jumatan, diam mendengarkan khutbah. Jika selesai jumatan, maka boleh berkumpul dan halaqah setelahnya.

[2] keterangan dari at-Thahawi,

النهي عن التحلق إذا عم المسجد وغلبه فهو مكروه وغير ذلك فلا بأس به

Larangan membuat kajian (sebelum jumatan) berlaku apabila memenuhi masjid atau mendominasi bagian masjid, maka ini yang dilarang. Jika tidak sampai demikian, tidak masalah.

[3] keterangan dari al-Iraqi,

حمله أصحابنا والجمهور على بابه لأنه ربما قطع الصفوف مع كونهم مأمورين يوم الجمعة بالتبكير والتراص في الصفوف الأول فالأول

Para ulama madzhab kami dan mayoritas ulama memahami hadis ini sesuai kondisinya. Karena terkadang memutus shaf, sementara mereka diperintahkan untuk  datang di awal dan merapatkan shaf dari depan pada hari jumat. (Aunul Ma’bud Syarh Sunan Abu Daud, 3/294).

Berdasarkan penjelasan di atas, sebatas kajian di pagi hari jumat tidak dilarang. Yang dilarang adalah kajian pagi yang mengganggu kegiatan jumatan. Sehingga jika kajiannya dilaksanakan di tempat yang tidak digunakan untuk jumatan, misal di mushola atau rumah warga, atau hanya forum kecil di masjid di pagi hari, yang tidak mengganggu jumatan, insya Allah tidak masalah…

Allahu a’lam

By Ustadz Ammi Nur Baits

Harta Yang Paling Berharga

keluarga harmonis

Uang bukan segalanya. Kebahagiaan sesungguhnya adalah ketika suami, istri dan anak berkumpul bersama dalam suka maupun duka. Karena harta yang paling berharga adalah keluarga

Bentuk kasih sayang istri terhadap suami

  1. Menyiapkan masakan untuknya

Sederhana saja, tidak perlu jago masak dan tidak perlu mewah asal kebutuhan perutnya terpenuhi

  1. Menghargai usahanya dalam bekerja

Berapapun yang suami hasilkan hargailah dan kelola keuangan dengan baik. Dengan rasa syukur seorang istri kepada suami inshaallah Allah SWT akan membuka pintu rezeki dari manapun arahnya dan menambah nikmat dalam berkeluaga

  1. Perbagus Perkataan

Cara sederhana untuk menumbuhkan kasih sayang suami adalah dengan memperbagus perkataan saat berbicara.

Anggaplah suami adalah orang yang sangat penting dan berharga. Dengan cara seperti ini, maka akan sangat mudah untuk berlaku sopan santun terhadap suami.

  1. Perbaiki Penampilan

Tampil cantik bagi sang istri, hanyalah dihadapan suami. Begitu pula anjuran dalam Islam.

Kecantikan seorang istri hanya dipersembahkan kepada suami. Kita lihat misalnya, Islam melarang perempuan untuk berdandan berlebihan ketika ingin keluar rumah. Dan sebaliknya, sangat menganjurkan hal demikian jika berada di hadapan suami.

Kasih sayang suami akan semakin bertambah kepada anda jika anda pandai menjaga dan merawat penampilan untuk suami anda.

Niatkan bahwa memperbaiki penampilan di hadapan suami adalah upaya agar suami menjadi senang dan ridha dengan diri anda.

Sesungguhnya suami yang senang dan ridha dengan istrinya akan mendatangkan keharmonisan dan ketentraman dalam rumah tangga. Rumah tangga model seperti ini pun akan diberikan keberkahan oleh Allah SWT.

  1. Mencintainya dengan tulus

Sudah kewajiban seorang istri untuk mencintai suaminya. Berilah pujian kepadanya ketika ia berhasil melakukan sesuatu. Pahami kondisinya bila suasana hatinya sedang tidak enak. Cukupi kebutuhan biologisnya. Doakan suami saat pergi bekerja dan jangan lupa untuk mencium tangannya

Bentuk kasih sayang suami terhadap istri

  1. Cukupi kebutuhan hidupnya

Memberi nafkah kepada istri adalah kewajiban suami. Jangan lupa untuk selalu mengingatkannya dan membimbingnya dalam mengelola keuangan

  1. Memperhatikan hal-hal kecil

Wanita menyukai pujian akan penamplannya. Pujian memang sepele, namun hal itu membuat wanita senang.

  1. Menyelesaikan masalah bersama-sama

Dalam berumah tangga pastilah ada masalah. Cobabalah memahami karakter pasangan jika Anda salah maka minta maaflah. Jika Anda benar maka diamlah.

  1. Menjadi pendengar yang baik

Jagalah komunikasi dengan pasangan dan jadilah pendengar yang baik. Kondisi hati wanita kadang berubah-ubah maka pada saat itu wanita membutuhkan sosok teman yang bisa menemaninya bercerita. Maka luangkanlah waktu untuknya walau sebentar untuk sekedar bercerita.

Aqiqah kolektif (Kambing Aqiqah Diganti Dengan Sapi)

aqiqah jogja

ridho aqiqah jogja

 

Dalam materi kali ini kita akan membahas tentang aqiqah kolektif yaitu Tujuh orang secara kolektif berpartisipasi dalam membeli seekor unta atau sapi untuk meng aqiqahi tujuh orang anak .

Para ulama berbeda pendapat tentang kebolehan mengganti kambing dengan hewan lain. Namun secara umum kebanyakan membolehkan asalkan dari jenis hewan sebagaimana qurban, yaitu an-na’am, seperti unta, sapi, dan kambing.

Ada dua pendapat dalam masalah ini dikalangan para ulama.

 

 

  1. Pendapat Yang Tidak Membolehkan

Pendapat pertama : diperbolehkan. Ini adalah pendapat para ulama penganut madzahab syafi’i.

Sebagian ulama berpendapat bahwa aqiqah itu hanya boleh dengan kambing dan tidak boleh dengan sapi atau unta, di antaranya sebagian ulama mazhab Al-Malikiyah, Ibnu Hazm yang mewakili madzhab Dzahiri, dimana keduanya mengacu kepada ijtihad Aisyah radhiyallahuanha.

Sebagaimana disebukan di atas, ada perbedaan riwayat di kalangan mazhab Al-Malikiyah, antara yang membolehkan dan yang tidak membolehkan. Dan pendapat yang lebih lemah mengatakan tidak boleh beraqiqah dengan selain kambing.

Imam Ibnu Hazem berpendapat bahwa tidak lah sah aqiqah melainkan hanya dengan apa-apa yang dinamakan dengan kambing, baik itu jenis kambing benggala atau kambing biasa, dan tidaklah cukup hal ini dengan selain yang telah kami sebutkan, tidak pula jenis unta, tidak pula sapi, dan tidak pula lainnya.

Ibnul Qayyim menceritakan, bahwa telah ada kasus pada masa sahabat, di antara mereka melaksanakan aqiqah dengan unta, namun hal itu langsung dingkari oleh Rasulullah SAW.

Lalu apa dasar mereka tidak membolehkan beraqiqah kecuali dengan kambing?

Di antara landasannya sebagaimana yang diterangkan dalam riwayat berikut:

قِيْلَ لِعَائِشَةَ : ياَ أُمَّ المـُؤْمِنِين عَقَّى عَلَيْهِ أَوْ قَالَ عَنْهُ جُزُورًا؟ فَقَالَتْ : مَعَاذَ اللهِ ، وَلَكْن مَا قَالَ رَسُولُ اللهِ شَاتاَنِ مُكاَفِأَتَانِ

Dari Ibnu Abi Malikah ia berkata: Telah lahir seorang bayi laki-laki untuk Abdurrahman bin Abi Bakar, maka dikatakan kepada ‘Aisyah: “Wahai Ummul Mu’minin, adakah aqiqah atas bayi itu dengan seekor unta?”. Maka ‘Aisyah menjawab: “Aku berlindung kepada Allah, tetapi seperti yang dikatakan oleh Rasulullah, duua ekor kambing yang sepadan.” (HR. Al-Baihaqi)

Dalam riwayat lain, dari ‘Atha radhiallahuanhu, katanya:

قاَلَتْ اِمْرَأُةٌ عِنْدَ عَائِشَة لَوْ وَلَدَتْ اِمْرَأَة فُلاَن نَحَرْناَ عَنْهُ جُزُورًا؟ قَالَتْ عَائِشَة : لاَ وَلَكِن السُّنَّة عَنِ الغُلاَمِ شَاتَانِ وَعَنِ الجَارِيَةِ شَاةٌ

Seorang wanita berkata di hadapan ‘Aisyah: “Seandainya seorang wanita melahirkan fulan (anak laki-kaki) kami menyembelih seekor unta.” Berkata ‘Aisyah: “Jangan, tetapi yang sesuai sunah adalah buatt seorang anak laki-laki adalah dua ekor kambing dan untuk anak perempuan seekor kambing.” (HR. Ishaq bin Rahawaihh)

Kemudian disebutkan hadits, dari Yahya bin Yahya, mengabarkan kepada kami Husyaim, dari ‘Uyainah bin Abdirrahman, dari ayahnya, bahwa Abu Bakrah telah mendapatkan anak laki-laki, bernama Abdurrahman, dia adalah anaknya yang pertama di Bashrah, disembelihkan untuknya unta dan diberikan untuk penduduk Bashrah, lalu sebagian mereka mengingkari hal itu, dan berkata: ”Rasulullah SAW telah memerintahkan aqiqah dengan dua kambing untuk bayi laki-laki, dan satu kambing untuk bayi perempuan, dan tidak boleh dengan selain itu.

  1. Pendapat Yang Membolehkan : Jumhur Ulama

Pendapat kedua : tidak boleh patungan untuk melaksanakan aqiqah apabila seseorang ingin melaksanakan aqiqah dengan sapi atau unta,dia hanya boleh melakukan untuk seorang bayi saja. Ini adalah pendapat para ulama penganut madzahab hambalidan ditegaskan secara tekstual oleh imam ahmad.

Pendapat ini merupakan pendapat jumhur ulama seperti mazhab Al-Hanafiyah, As-Syafi’iyah, dan Al-Hanabilah. Sedangkan di kalangan mazhab Al-Malikiyah, ada perbedaan riwayat antara yang membolehkan dan yang tidak membolehkan. Namun yang lebih rajih, mazhab ini pun membolehkannyaa.

Baca Juga: anak membawa rejeki

Mereka umumnya sepakat dibenarkannya penyembelihan aqiqah dengan selain kambing, yaitu sapi atau unta.

Di antara dasarnya karena sapi dan unta juga merupakan hewan yang biasa digunakan untuk ibadah, yaitu untuk qurban dan hadyu. Bahkan sapi dan unta secara ukuran lebih besar dari kambing, dan tentunya harganya lebih mahal. Oleh karena itu, tidak mengapa bila menyembelih aqiqah dengan hewan yang lebih besar dan lebih mahal harganya, selama masih termasuk hewan persembahan.

Imam Ibnul Mundzir membolehkan aqiqah dengan selain kambing, dengan alasan:

مَعَ الْغُلَامِ عَقِيقَةٌ فَأَهْرِيقُوا عَنْهُ دَمًا وَأَمِيطُوا عَنْهُ الْأَذَى

“Bersama bayi itu ada aqiqahnya, maka sembelihlah hewan, dan hilangkanlah gangguan darinya.” (HR. Bukhari)

Menurutnya, hadits ini tidak menyebutkan kambing, tetapi hewan secara umum, jadi boleh saja dengan selain kambing.

Ibnul Mundzir menceritakan, bahwa Anas bin Malik meng-aqiqahkan anaknya dengan unta. Dari Al-Hasan, dia berkata bahwa Anas bin Malik radhiyallahuanhu menyembelih seekor unta untuk aqiqah anaknya.

Hal itu juga dilakukan oleh shahabat yang lain, yaitu Abu Bakrah radhiyallahuanhu. Beliau pernah menyembelih seekor unta untuk aqiqah anaknya dan memberikan makan penduduk Bashrah dengannya.

baca juga: Aqiqah setelah dewasa

 

Apakah Satu Sapi Bisa Dihitung Untuk Tujuh Bayi Sebagaimana Halnya Qurban?

Pertanyaan ini juga menarik untuk dikaji, yaitu bolehkah satu ekor sapi disembelih untuk aqiqah tujuh orang bayi, sebagaimana yang dibolehkan dalam qurban.

 

sSebenarnya kita tidak menemukan langung hadits yang menegaskan kebolehan atau larangannya. Namun kita menemukan dalam kitab-kitab para ulama yang sedikit membahas hal ini.

Disebutkan bahwa umhur ulama sepakat membolehkan adanya persekutuan dalam penyembelihan hewan qurban, namun menetapkan syarat dan ketentuannya ternyata berbeda pendapat satu dengan yang lainnya.

  1. Mazhab Al-Hanafiyah

Dibolehkan menyembelih satu sapi untuk beberapa niat, asalkan sama-sama menyembelih dengan niat taqarrub dan tidak boleh tercampur dengan niat-niat lain di luar kerangka taqarrub. Ini adalah pendapat Abu Hanifah dan kedua murid beliau, Abu Yusuf dan Muhammad.

Contoh penyembelihan dalam rangka taqarrub misalnya qurban, aqiqah, membayar dam tamattu’, dam qiran, kaffarah sumpah, kaffarah dam karena pelanggaran melewati miqat, dan seterusnya.

Maka dalam pandangan mazhab ini, selama para peserta punya niat yang tidak keluar dari ruang lingkup penyembelihan di atas, maka hukumnya dibolehkan.

Namun diriwayatkan bahwa Abu Hanifah meski membolehkan, namun beliau tetap memakruhkannya. Beliau menyatakan seandainya semua punya satu niat yang sama, yaitu menyembelih qurban, maka lebih beliau sukai.

jika anda bingung dengan madzhab anda bisa baca kesini

  1. Mazhab Asy-Syafi’iyah & Al-Hanabilah

Sedangkan mazhab Asy-Syafi’iyah dan Al-Hanabilah dalam hal ini berbeda dengan mazhab Al-Hanafiyah. Dalam pandangan kedua mazhab ini, niat para peserta tidak harus sama-sama dalam rangka bertaqarrub kepada Allah.

Boleh saja niat dari masing-masing peserta saling berbeda-beda, sebagian bertaqarrub dan sebagiannya lainnya bukan untuk taqarrub.

Misalnya dari tujuh orang itu, ada yang berniat menyembelih sebagai qurban, aqiqah, kaffarat, tetapi ada juga yang niatnya hanya ingin makan-makan sekeluarga, bahkan niatnya cuma untuk dijual. Bila kesemuanya bersekutu dan menyembelih satu ekor hewan, maka semuanya sah sesuai dengan niat masing-masing.

Baca Juga : Ensiklopedia

 

Wallahu a’lam bishshawab

SAH APA TIDAK AQIQAH DENGAN KAMBING BETINA

Telah banyak sekali beredar dimasyarakat bahwasanya syarat kambing untuk aqiqah haruslah menggunakan kambing jantan yang bertanduk dan lain sebagainya, sehingga menggunakan kambing betina dianggap tidak boleh dan tidak sah. Oleh karena itu kami memberikan jawaban bahwa menggunakan kambing betina untuk aqiqah boleh dan sah. Berikut dalil yang mendasarinya:

1.    Boleh aqiqah menggunakan kambing betina sebagaimana Boleh aqiqah dengan kambing betina berdasarkan sabda Rosululloh shollallohu alaihi wa aalihi wa sallam dari hadits Ummu Kurz al-Ka’biyyah rodhiyallohu anha, ketika ia bertanya kepada Rosululloh tentang aqiqah, beliau menjawab:
عَنِ الغُلاَمِ شَاتَانِ وَعَنِ الأُنْثَى وَاحِدَةٌ لاَ يَضُرُّكُمْ ذُكْرَانًا كُنَّ أَوْ إِنَاثًا
“Bagi anak laki-laki 2 ekor kambing dan bagi anak perempuan seekor kambing, tidak memudhorotkanmu apakah kambing itu jantan atau betina.” [1]
Hadits ini menunjukkan diperbolehkannya menggunakan kambing betina.

2.    Kifayatul Akhyar juz II hal. 236 :

وَاعْلَمْ أَنَّهُ لاَ فَرْقَ فِي اْلإِجْزَاءِ بَيْنَ اْلأُنْثَى وَالذَّكَرِ إِذَا وُجِدَ السِّنُّ الْمُعْتَبَرُ، نَعَمْ الذَّكَرُ أَفْضَلُ عَلَى الرَّاجِحِ، لأَنَّهُ أَطْيَبُ لَحْماً.

Artinya :
“Ketahuilah, bahwa dalam kebolehan dan keabsahan qurban/aqiqah tidak ada perbedaan antara ternak betina dan ternak jantan apabila umurnya telah mencukupi.
Dalam hal ini memang ternak jantan lebih utama dari pada ternak betina karena jantan itu lebih lezat dagingnya”.

Berdasarkan fatwa tersebut, kita mengerti bahwa ternak betina dan ternak jantan itu sama-sama boleh dan sah digunakan untuk qurban atau aqiqah.[2]

Hanya saja jika dipandang dari segi afdlaliyahnya ternak jantan lebih afdlal dari pada ternak betina.

3.    Sedangkan yang berkaitan dengan ketentuan jumlah kambingnya, untuk bayi laki-laki dua kambing dan bayi wanita satu kambing. Ini berdasarkan hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَهُمْ عَنْ الْغُلَامِ شَاتَانِ وَعَنْ الْجَارِيَةِ شَاةٌ

“Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan mereka aqiqah untuk anak laki-laki dua kambing, dan anak perempuan satu kambing”. [HR At Tirmidzi dan Ibnu Majah].

Ketentuan kambingnya disini tidak dijelaskan jenisnya, harus jantan atau boleh juga betina. Namun para ulama menyatakan, bahwa kambing aqiqah sama dengan kambing kurban dalam usia, jenis dan bebas dari aib dan cacat. Akan tetapi mereka tidak merinci tentang disyaratkan jantan atau betina. Oleh karena itu, kata syah (شَاةٌ ) dalam hadits di atas, menurut bahasa Arab dan istilah syari’at mencakup kambing atau domba, baik jantan maupun betina. Tidak ada satu hadits atau atsar yang mensyaratkan jantan dalam hewan kurban. Pengertian syah (شَاةٌ) dikembalikan kepada pengertian syariat dan bahasa Arab.[3]

Catatan kaki: http://www.kampungternak.com/2015/01/sah-apa-tidak-aqiqah-dengan-kambing.html
[1] Diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam “adh-Dhohaya” (2835), at-Tirmidzi dalam “al-Adhohiy” (1516), an-Nasa’i dalam “al-Aqiqah” (4218)
[2] Kifayatul Akhyar juz II hal. 236
[3] lihat keterangan Syaikh Ibnu Utsaimin dalam Syarah Nadzmu Waraqat, hlm. 89-90.

Hukum Berhutang untuk Aqiqah

aqiqah di ridho aqiqah

ridho aqiqah jogja berhutang untuk aqiqah

Bolehkah berutang untuk melaksanaikan aqiqah?

Aqiqah adalah sunnah yang sahih dari nabi shalllallahu alayhi wasalam seperti yang dijelaskan pada artikel artikel terdahulu

seperti: Apakah Bayi baru Lahir Wajib DiAqiqahkan?.

Maka dalam posting kali ini nantinya juga akan saya berikan kesimpulan ada dibawah untuk anda anda yang sibuk spesial langsung skrool dibawah,dan apabila anda ingin membaca sampai tuntas tentunya kami juga akan senang sekali,apalagi mau menshare artikel ini demi kebaikan bersama.

Pada artikel ini kami ambil dari referensi buku buku ensiklopedia aqiqah
dr. husammuddin bin musa alfanah yang pada beberapa tuilisan memang saya referensi juga daari tanya jawab islam ada di blog tanya jawab islam apa itumenghidupkan sunnah yang pada dasarnya adalahassunah itu tuntutan atas setiap muslim.

Oleh karena itu, sudah sepatutnya setiap muslim yang mampu melaksannakannya untuk menjaga dan memelihara sunnah ini. Bagi orang yang melaksanakan aqiqah yang terbaik adalah yang mampu. Apabila beberapa ibadah wajib seperti ibadah haji mengharuskan adanya kemampuan untuk melaksanakanya,maka terlebih lagi untuk pada bentuk bentuk ibadah sunnah yang lain alangkah baiknya kita dengan sendirinya paham akan melaksanakanya

baca juga: tata cara aqiqah

Sebagian ulama mengatakan bahwa aqiqah juga diisyaratkan pada orang miskin yang tidak mempunyai biaya  untuk melaksanakanya .

bahkan imam ahmad menyunahkan untuk meminjam uang apabila memang tidak ada uang atau tidak mampu untuk membeli hewan aqiqah dan menyembelihnya sebagai sunnah rasullullah  ada beberapa pernyataan beliau tentang atau mengenai hal ini,antara lain.

Al khalal menukilkan dalam riwayat abdul haris,beliau ditanya mengenai uang pinjaman yang digunakan untuk  pelaksanaan aqiqah.

Beliau menjawab semoga alah memberinya ganti,dia tealah menghidupkan assunah

Putera beliau yang bernama sahih bertanya ,seseorang memperoleh anak akan tetapi tapi tidak memiliki uang untuk mengakikahinya,menurut pendapat anda mana yang lebih disukai:Dia meminjam uang untuk melaksanakan aqiqah atau menunda dimana saat ada uang untuk melaksanakan aqiqah

, beliau menjawab ‘ yang paling sering terdengar dalam aqiqah adalah hadits al hasan dari samurah dari nabi shallawllahuali wasalam,aku berharap apabila dia meminjam uang ,semoga allah subhanahuwataala segera melunasinya. Sebab, dia sedang menghidupkan salah satu sunnah nabi shallalahualaihi wasalam  dan mengikuti petunjuk beliau

Namun jika tidak memiliki penghasilan tetap maka jangan dia berhutang karena nanti akan memudharati dia dan orang yang menghutanginya. (Lihat Kasysyaf Al-Qina’ ‘an Matnil Iqna’, Manshur bin  Yunus Al-Bahuti  2 / 353)
Allah ta’ala berfirman:
)فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ)(التغابن: من الآية16)
“Bertaqwalah kepada Allah sesuai dengan kemampuan kalian”
Berkata Syeikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullahu:
وأما الاستقراض من أجل العقيقة فينظر، إذا كان يرجو الوفاء كرجل موظف، لكنه صادف وقت العقيقة أنه ليس عنده دراهم، فاستقرض من شخص حتى يأتي الراتب، فهذا لا بأس به، وأما إذا كان ليس له مصدر يرجو الوفاء منه، فهذا لا ينبغي له أن يستقرض
“Dan adapun meminjam uang untuk keperluan aqiqah maka dilihat, kalau dia berharap bisa mengembalikan seperti seorang pegawai misalnya, akan tetapi ketika waktu aqiqah dia tidak memiliki uang, kemudian dia meminjam uang sampai datang gaji maka  dalam hal ini tidak  mengapa, adapun orang yang tidak punya sumber penghasilan tetap dan  dia berharap bisa membayar hutang dengannya maka tidak selayaknya dia berhutang” (Liqa Al-Babil Maftuh, Al-Maktabah Asy-Syamilah)
Wallahulam.

 

Ibnul mubnzir mengomentari seluruh riwayat ini dengan mengatakan allah telah berkata benar

Menghidupkan dan menegakkan sunah itu lebih baik. Tentang aqiqah banyak hadits yang telah kami riwayatkan dan tidak ada dalam riwayat lain sebab aqiqah adalah ritual penyembelihan aqiqah

Dan kesimpulan yang saya ambil ada 2 dari sini yaitu:

  1. berpikir logis ketika kita berhutang maka sebelumnya kita sudah merencanakan kapan dan bagaimana kita membayar hutang dengan berpikir dari  mendapatkan uang sampai membayarkanya tepat waktu.klik disini apa itu hutang menurut  wikipedia
  2. menurut assunah lebih baik  berusahalah untuk bisa mengakikahi meski harus berhutang.

artikel yang berkaitan:

Pengertian Aqiqah Menurut Agama Islam

dan

Paket Aqiqah Jogja

 

syarat hewan aqiqah kambing atau domba

hewan terbaik dalam pelaksanaan aqiqah

Aqiqah adalah saraana bagi seorang hamba dalam mendekatkan diri kepada allah swt oleh karena itu harus dipilih hewan yang baik dari hal keselamatan dari cacat dan cukup usia yg diperlukan se

Jual Kambing Qurban di Jogja

kambing ridho aqiqah yogyakarta

bagaimana telah berlalu pemjelasanya. Juga di anjurkan untuk memilih yang gemuk,besar,bagus dan yang paling penting adalh terbebas dari penyakit

Dari abu dawud meriwayatkan untuk anak laki laki dua ekor kambing dan untuk anak perempuan satu ekor kambing

Dalam riwayat yang lain untuk hadist yang sama adalah seperti berikut  Aqiqah tidak apa apadilaksanakan dengan hewan jantan atau betina berdasarkan hadits ummu kurz

Nah apabila pembaca ingin meniru kepada apa yang dilakukan oleh para ulama itu sangat bagus karena disebutkan bahwa imam ahmad ditanya tentang aqiqah,’ bolehkah dengan kambing yang masih perawan atau yang sudah hamil besar ?’’ beliau menjawab, ‘’ pejantan lebih baik,’’

Para ulama berbeda pendapat pada hewan yang terbaik untuk aqiqah

Para ulama menganut madzhab syafii dalam pendapat mereka yang paling kuat dan sebagian ulama penganut madzhab maliki mengatakan bahwa yang terbaik adalah unta,kemudian sapi,lalu domba dan diakhiri dengan kambing

Kebanyakan masyarakat memilih kambing karena memang di indonesia kambing lebih mudah ditemukan dan diternakkan. Kambing aqiqah terbaik yang akan disembelih syaratnya berumur minimal satu tahun dan memiliki kondisi fisik yang sehat.

baca juga: 2 tips memilih kambing potong sehat

Memilih kambing aqiqah perlu memiliki pengetahuan informasi khusus mengenai dunia hewan dengan baik. Itulah sebabnya mengapa saat berencana memilih hewan untuk disembelih, hewan tersebut harus melalui pengecekan yang teliti untuk melihat tanda atau cirinya sebagai hewan sembelih yang berkualitas untuk dibeli.

Akan tetapi disini  tidak mengharuskan bagi setiap orang untuk meniru dan mempunyai persamaan dalam memberikan aqiqah terbaik yang dicontohkan ulama tersebut,

kemampuan setiap orang berbeda beda,tentunya tolok ukur pun juga harus diperhitungkan

jangan sampai setelah kita meniru dan melaksanakan aqiqah dengan contoh domba atau kambing terbaik  para ulama yang harganya mungkin fantastis dan dikemudian hari meniru ,setelah meniru dan mempraktekakan dikarenakan beberapa faktor ,entah masalah uang dan terpikir pikir rugi membuang buang uang dan lain dan sebagainya,nah disitu disayangkan ,,

karena apa,disetiap hubungan kita dengan yang maha kuasa diharapkan full ikhlas jadi jangan sampai ada perasaan negatif sedikitpun seharusnya,

karena dengan adanya perasaan yang negatif sedikit saja terlintas saja dalam pikiran kita,maka allah swt sudah dulu mengetahuinya,,, ya pada intinya menurut kami disetiap aqiqah kita diharapkan ikhlas lilahitaala,manakala kita memberikan kambing yang menurut orang adalah kambing yang buruk akan tetapi dalam syariat masuk

dalam kategori sah untuk aqiqah itu tidak masalah selama kita dengan yang maha kuasa mempunyai niat yang lurus untuk menunaikan ibadah aqiqah ini

baca juga: setiap bayi lahir wajib diaqiqahi

cara atasi hipertensi akibat makan olahan kambing dan akibat hipertensi

sate-syamsuri

Salah satu hal yang harus diwaspadai adalah resiko meningkatnya tekanan darah tinggi. Sebagaimana yang kita tahu, mengonsumsi daging kambing merupakan salah satu faktor penyebab meningkatnya tekanan darah tinggi. Terlebih pada mereka yang memang punya riwayat bermasalah dengan tekanan darah tinggi. Tapi jangan khawatir, untuk meminimalisir resiko terkena tekanan darah tinggi, ada beberapa tips yang bisa dilakukan sebagaimana yang dikutip darilaman mens and healthy. yaitu seperti mengkonsumsi olahan atau buah dan sayur seperti berikut ini

1. Buah dan Sayur
Mengonsumsi sayur dan buah sangat dianjurkan setelah mengonsumsi daging kambing. Beberapa jenis sayuran seperti mentimun, kubis, tomat, wortel, dan kemangi bisa jadi pilihan yang terbaik.yang biasa dicampur dalam menu kambing yaitu kubis biasa dalam sate kambing atau tongseng,disitu disematkan kobis mentah lumayan banyak,tomat mentimun, jika anda atau keluarga membeli olahan sate di restoran ataupun warung sate pinggir jalan.

Terlebih lagi daun kemangi juga dapat membantu mengurangi dan menghilangkan bau daging kambing di mulut kita. Buah-buahan juga dapat mengimbangi jumlah kalori yang masuk sehingga dapat menyeimbangkan kadar kolesterol.

2. Minum Air Jeruk Hangat
Minum air jeruk yang hangat lebih bagus karena bisa membantu membersihkan kerongkongan, dan sebaiknya hindari juga minum teh atau kopi setelah makan daging kambing.

Minuman seperti teh dan kopi bisa melarutkan kandungan zat besi yang ada pada makanan yang kita makan. Karena itu, nila memang terpaksa harus minum teh atau kopi, sebaiknya beri jeda sekitar 1 jam setelah kitaa makan daging kambing. nha untuk para penggemar teh atau kopi ini penting nih,jangan dulu ngopi atau ngeteh ketika sedang menikmati hidangan ini hehe

3. Lakukan Olahraga Ringan

selain makan itu penting,rutin olahraga adalah kebutuhan yg juga tidak bisa dianggap sepele, kebutuhan  jasmani ini pelu kita jaga agar kesehatan dapat kita maksimalkan,jangan hanya malas malasan dikamar apabila mempunyai waktu luang,
Melakukan olahraga ringan bisa membantu mengurangi kadar kalori dan lemak dalam tubuh setelah makan daging kambing. Kita bisa coba lakukan olahraga ringan seperti bersepeda atau lari-lari kecil`

baca juga : memilih kambing potong yang baik

Cara Mengolah Daging Kambing yang Benar untuk Menghindari Tekanan Darah Tinggi

Cara mengolah daging kambing juga berpengaruh terkait resiko tekanan darah tinggi. Jenis olahan yang tepat untuk daging kambing adalah sup atau sate. Daging kambing yang dibuat menjadi menjadi sup maka jumlah kalorinya lebih sedikit karena adanya tambahan air dan sayuran. Sementara itu bila dibuat sate menjadikan daging kambing memiliki jumlah lemak yang lebih sedikit karena proses pembakaran dan penggunaan bumbu rempah yang dicampur bisa menetralisir kadar lemak yang berlebih.

nha itu dulu posting kali ini semoga bermanfaat ,kunjungi juga 9 warung olahan sate terkenal dijogja