Aqiqah kolektif (Kambing Aqiqah Diganti Dengan Sapi)

aqiqah jogja

ridho aqiqah jogja

 

Dalam materi kali ini kita akan membahas tentang aqiqah kolektif yaitu Tujuh orang secara kolektif berpartisipasi dalam membeli seekor unta atau sapi untuk meng aqiqahi tujuh orang anak .

Para ulama berbeda pendapat tentang kebolehan mengganti kambing dengan hewan lain. Namun secara umum kebanyakan membolehkan asalkan dari jenis hewan sebagaimana qurban, yaitu an-na’am, seperti unta, sapi, dan kambing.

Ada dua pendapat dalam masalah ini dikalangan para ulama.

 

 

  1. Pendapat Yang Tidak Membolehkan

Pendapat pertama : diperbolehkan. Ini adalah pendapat para ulama penganut madzahab syafi’i.

Sebagian ulama berpendapat bahwa aqiqah itu hanya boleh dengan kambing dan tidak boleh dengan sapi atau unta, di antaranya sebagian ulama mazhab Al-Malikiyah, Ibnu Hazm yang mewakili madzhab Dzahiri, dimana keduanya mengacu kepada ijtihad Aisyah radhiyallahuanha.

Sebagaimana disebukan di atas, ada perbedaan riwayat di kalangan mazhab Al-Malikiyah, antara yang membolehkan dan yang tidak membolehkan. Dan pendapat yang lebih lemah mengatakan tidak boleh beraqiqah dengan selain kambing.

Imam Ibnu Hazem berpendapat bahwa tidak lah sah aqiqah melainkan hanya dengan apa-apa yang dinamakan dengan kambing, baik itu jenis kambing benggala atau kambing biasa, dan tidaklah cukup hal ini dengan selain yang telah kami sebutkan, tidak pula jenis unta, tidak pula sapi, dan tidak pula lainnya.

Ibnul Qayyim menceritakan, bahwa telah ada kasus pada masa sahabat, di antara mereka melaksanakan aqiqah dengan unta, namun hal itu langsung dingkari oleh Rasulullah SAW.

Lalu apa dasar mereka tidak membolehkan beraqiqah kecuali dengan kambing?

Di antara landasannya sebagaimana yang diterangkan dalam riwayat berikut:

قِيْلَ لِعَائِشَةَ : ياَ أُمَّ المـُؤْمِنِين عَقَّى عَلَيْهِ أَوْ قَالَ عَنْهُ جُزُورًا؟ فَقَالَتْ : مَعَاذَ اللهِ ، وَلَكْن مَا قَالَ رَسُولُ اللهِ شَاتاَنِ مُكاَفِأَتَانِ

Dari Ibnu Abi Malikah ia berkata: Telah lahir seorang bayi laki-laki untuk Abdurrahman bin Abi Bakar, maka dikatakan kepada ‘Aisyah: “Wahai Ummul Mu’minin, adakah aqiqah atas bayi itu dengan seekor unta?”. Maka ‘Aisyah menjawab: “Aku berlindung kepada Allah, tetapi seperti yang dikatakan oleh Rasulullah, duua ekor kambing yang sepadan.” (HR. Al-Baihaqi)

Dalam riwayat lain, dari ‘Atha radhiallahuanhu, katanya:

قاَلَتْ اِمْرَأُةٌ عِنْدَ عَائِشَة لَوْ وَلَدَتْ اِمْرَأَة فُلاَن نَحَرْناَ عَنْهُ جُزُورًا؟ قَالَتْ عَائِشَة : لاَ وَلَكِن السُّنَّة عَنِ الغُلاَمِ شَاتَانِ وَعَنِ الجَارِيَةِ شَاةٌ

Seorang wanita berkata di hadapan ‘Aisyah: “Seandainya seorang wanita melahirkan fulan (anak laki-kaki) kami menyembelih seekor unta.” Berkata ‘Aisyah: “Jangan, tetapi yang sesuai sunah adalah buatt seorang anak laki-laki adalah dua ekor kambing dan untuk anak perempuan seekor kambing.” (HR. Ishaq bin Rahawaihh)

Kemudian disebutkan hadits, dari Yahya bin Yahya, mengabarkan kepada kami Husyaim, dari ‘Uyainah bin Abdirrahman, dari ayahnya, bahwa Abu Bakrah telah mendapatkan anak laki-laki, bernama Abdurrahman, dia adalah anaknya yang pertama di Bashrah, disembelihkan untuknya unta dan diberikan untuk penduduk Bashrah, lalu sebagian mereka mengingkari hal itu, dan berkata: ”Rasulullah SAW telah memerintahkan aqiqah dengan dua kambing untuk bayi laki-laki, dan satu kambing untuk bayi perempuan, dan tidak boleh dengan selain itu.

  1. Pendapat Yang Membolehkan : Jumhur Ulama

Pendapat kedua : tidak boleh patungan untuk melaksanakan aqiqah apabila seseorang ingin melaksanakan aqiqah dengan sapi atau unta,dia hanya boleh melakukan untuk seorang bayi saja. Ini adalah pendapat para ulama penganut madzahab hambalidan ditegaskan secara tekstual oleh imam ahmad.

Pendapat ini merupakan pendapat jumhur ulama seperti mazhab Al-Hanafiyah, As-Syafi’iyah, dan Al-Hanabilah. Sedangkan di kalangan mazhab Al-Malikiyah, ada perbedaan riwayat antara yang membolehkan dan yang tidak membolehkan. Namun yang lebih rajih, mazhab ini pun membolehkannyaa.

Baca Juga: anak membawa rejeki

Mereka umumnya sepakat dibenarkannya penyembelihan aqiqah dengan selain kambing, yaitu sapi atau unta.

Di antara dasarnya karena sapi dan unta juga merupakan hewan yang biasa digunakan untuk ibadah, yaitu untuk qurban dan hadyu. Bahkan sapi dan unta secara ukuran lebih besar dari kambing, dan tentunya harganya lebih mahal. Oleh karena itu, tidak mengapa bila menyembelih aqiqah dengan hewan yang lebih besar dan lebih mahal harganya, selama masih termasuk hewan persembahan.

Imam Ibnul Mundzir membolehkan aqiqah dengan selain kambing, dengan alasan:

مَعَ الْغُلَامِ عَقِيقَةٌ فَأَهْرِيقُوا عَنْهُ دَمًا وَأَمِيطُوا عَنْهُ الْأَذَى

“Bersama bayi itu ada aqiqahnya, maka sembelihlah hewan, dan hilangkanlah gangguan darinya.” (HR. Bukhari)

Menurutnya, hadits ini tidak menyebutkan kambing, tetapi hewan secara umum, jadi boleh saja dengan selain kambing.

Ibnul Mundzir menceritakan, bahwa Anas bin Malik meng-aqiqahkan anaknya dengan unta. Dari Al-Hasan, dia berkata bahwa Anas bin Malik radhiyallahuanhu menyembelih seekor unta untuk aqiqah anaknya.

Hal itu juga dilakukan oleh shahabat yang lain, yaitu Abu Bakrah radhiyallahuanhu. Beliau pernah menyembelih seekor unta untuk aqiqah anaknya dan memberikan makan penduduk Bashrah dengannya.

baca juga: Aqiqah setelah dewasa

 

Apakah Satu Sapi Bisa Dihitung Untuk Tujuh Bayi Sebagaimana Halnya Qurban?

Pertanyaan ini juga menarik untuk dikaji, yaitu bolehkah satu ekor sapi disembelih untuk aqiqah tujuh orang bayi, sebagaimana yang dibolehkan dalam qurban.

 

sSebenarnya kita tidak menemukan langung hadits yang menegaskan kebolehan atau larangannya. Namun kita menemukan dalam kitab-kitab para ulama yang sedikit membahas hal ini.

Disebutkan bahwa umhur ulama sepakat membolehkan adanya persekutuan dalam penyembelihan hewan qurban, namun menetapkan syarat dan ketentuannya ternyata berbeda pendapat satu dengan yang lainnya.

  1. Mazhab Al-Hanafiyah

Dibolehkan menyembelih satu sapi untuk beberapa niat, asalkan sama-sama menyembelih dengan niat taqarrub dan tidak boleh tercampur dengan niat-niat lain di luar kerangka taqarrub. Ini adalah pendapat Abu Hanifah dan kedua murid beliau, Abu Yusuf dan Muhammad.

Contoh penyembelihan dalam rangka taqarrub misalnya qurban, aqiqah, membayar dam tamattu’, dam qiran, kaffarah sumpah, kaffarah dam karena pelanggaran melewati miqat, dan seterusnya.

Maka dalam pandangan mazhab ini, selama para peserta punya niat yang tidak keluar dari ruang lingkup penyembelihan di atas, maka hukumnya dibolehkan.

Namun diriwayatkan bahwa Abu Hanifah meski membolehkan, namun beliau tetap memakruhkannya. Beliau menyatakan seandainya semua punya satu niat yang sama, yaitu menyembelih qurban, maka lebih beliau sukai.

jika anda bingung dengan madzhab anda bisa baca kesini

  1. Mazhab Asy-Syafi’iyah & Al-Hanabilah

Sedangkan mazhab Asy-Syafi’iyah dan Al-Hanabilah dalam hal ini berbeda dengan mazhab Al-Hanafiyah. Dalam pandangan kedua mazhab ini, niat para peserta tidak harus sama-sama dalam rangka bertaqarrub kepada Allah.

Boleh saja niat dari masing-masing peserta saling berbeda-beda, sebagian bertaqarrub dan sebagiannya lainnya bukan untuk taqarrub.

Misalnya dari tujuh orang itu, ada yang berniat menyembelih sebagai qurban, aqiqah, kaffarat, tetapi ada juga yang niatnya hanya ingin makan-makan sekeluarga, bahkan niatnya cuma untuk dijual. Bila kesemuanya bersekutu dan menyembelih satu ekor hewan, maka semuanya sah sesuai dengan niat masing-masing.

Baca Juga : Ensiklopedia

 

Wallahu a’lam bishshawab

SAH APA TIDAK AQIQAH DENGAN KAMBING BETINA

Telah banyak sekali beredar dimasyarakat bahwasanya syarat kambing untuk aqiqah haruslah menggunakan kambing jantan yang bertanduk dan lain sebagainya, sehingga menggunakan kambing betina dianggap tidak boleh dan tidak sah. Oleh karena itu kami memberikan jawaban bahwa menggunakan kambing betina untuk aqiqah boleh dan sah. Berikut dalil yang mendasarinya:

1.    Boleh aqiqah menggunakan kambing betina sebagaimana Boleh aqiqah dengan kambing betina berdasarkan sabda Rosululloh shollallohu alaihi wa aalihi wa sallam dari hadits Ummu Kurz al-Ka’biyyah rodhiyallohu anha, ketika ia bertanya kepada Rosululloh tentang aqiqah, beliau menjawab:
عَنِ الغُلاَمِ شَاتَانِ وَعَنِ الأُنْثَى وَاحِدَةٌ لاَ يَضُرُّكُمْ ذُكْرَانًا كُنَّ أَوْ إِنَاثًا
“Bagi anak laki-laki 2 ekor kambing dan bagi anak perempuan seekor kambing, tidak memudhorotkanmu apakah kambing itu jantan atau betina.” [1]
Hadits ini menunjukkan diperbolehkannya menggunakan kambing betina.

2.    Kifayatul Akhyar juz II hal. 236 :

وَاعْلَمْ أَنَّهُ لاَ فَرْقَ فِي اْلإِجْزَاءِ بَيْنَ اْلأُنْثَى وَالذَّكَرِ إِذَا وُجِدَ السِّنُّ الْمُعْتَبَرُ، نَعَمْ الذَّكَرُ أَفْضَلُ عَلَى الرَّاجِحِ، لأَنَّهُ أَطْيَبُ لَحْماً.

Artinya :
“Ketahuilah, bahwa dalam kebolehan dan keabsahan qurban/aqiqah tidak ada perbedaan antara ternak betina dan ternak jantan apabila umurnya telah mencukupi.
Dalam hal ini memang ternak jantan lebih utama dari pada ternak betina karena jantan itu lebih lezat dagingnya”.

Berdasarkan fatwa tersebut, kita mengerti bahwa ternak betina dan ternak jantan itu sama-sama boleh dan sah digunakan untuk qurban atau aqiqah.[2]

Hanya saja jika dipandang dari segi afdlaliyahnya ternak jantan lebih afdlal dari pada ternak betina.

3.    Sedangkan yang berkaitan dengan ketentuan jumlah kambingnya, untuk bayi laki-laki dua kambing dan bayi wanita satu kambing. Ini berdasarkan hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَهُمْ عَنْ الْغُلَامِ شَاتَانِ وَعَنْ الْجَارِيَةِ شَاةٌ

“Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan mereka aqiqah untuk anak laki-laki dua kambing, dan anak perempuan satu kambing”. [HR At Tirmidzi dan Ibnu Majah].

Ketentuan kambingnya disini tidak dijelaskan jenisnya, harus jantan atau boleh juga betina. Namun para ulama menyatakan, bahwa kambing aqiqah sama dengan kambing kurban dalam usia, jenis dan bebas dari aib dan cacat. Akan tetapi mereka tidak merinci tentang disyaratkan jantan atau betina. Oleh karena itu, kata syah (شَاةٌ ) dalam hadits di atas, menurut bahasa Arab dan istilah syari’at mencakup kambing atau domba, baik jantan maupun betina. Tidak ada satu hadits atau atsar yang mensyaratkan jantan dalam hewan kurban. Pengertian syah (شَاةٌ) dikembalikan kepada pengertian syariat dan bahasa Arab.[3]

Catatan kaki: http://www.kampungternak.com/2015/01/sah-apa-tidak-aqiqah-dengan-kambing.html
[1] Diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam “adh-Dhohaya” (2835), at-Tirmidzi dalam “al-Adhohiy” (1516), an-Nasa’i dalam “al-Aqiqah” (4218)
[2] Kifayatul Akhyar juz II hal. 236
[3] lihat keterangan Syaikh Ibnu Utsaimin dalam Syarah Nadzmu Waraqat, hlm. 89-90.

Hukum Berhutang untuk Aqiqah

aqiqah di ridho aqiqah

ridho aqiqah jogja berhutang untuk aqiqah

Bolehkah berutang untuk melaksanaikan aqiqah?

Aqiqah adalah sunnah yang sahih dari nabi shalllallahu alayhi wasalam seperti yang dijelaskan pada artikel artikel terdahulu

seperti: Apakah Bayi baru Lahir Wajib DiAqiqahkan?.

Maka dalam posting kali ini nantinya juga akan saya berikan kesimpulan ada dibawah untuk anda anda yang sibuk spesial langsung skrool dibawah,dan apabila anda ingin membaca sampai tuntas tentunya kami juga akan senang sekali,apalagi mau menshare artikel ini demi kebaikan bersama.

Pada artikel ini kami ambil dari referensi buku buku ensiklopedia aqiqah
dr. husammuddin bin musa alfanah yang pada beberapa tuilisan memang saya referensi juga daari tanya jawab islam ada di blog tanya jawab islam apa itumenghidupkan sunnah yang pada dasarnya adalahassunah itu tuntutan atas setiap muslim.

Oleh karena itu, sudah sepatutnya setiap muslim yang mampu melaksannakannya untuk menjaga dan memelihara sunnah ini. Bagi orang yang melaksanakan aqiqah yang terbaik adalah yang mampu. Apabila beberapa ibadah wajib seperti ibadah haji mengharuskan adanya kemampuan untuk melaksanakanya,maka terlebih lagi untuk pada bentuk bentuk ibadah sunnah yang lain alangkah baiknya kita dengan sendirinya paham akan melaksanakanya

baca juga: tata cara aqiqah

Sebagian ulama mengatakan bahwa aqiqah juga diisyaratkan pada orang miskin yang tidak mempunyai biaya  untuk melaksanakanya .

bahkan imam ahmad menyunahkan untuk meminjam uang apabila memang tidak ada uang atau tidak mampu untuk membeli hewan aqiqah dan menyembelihnya sebagai sunnah rasullullah  ada beberapa pernyataan beliau tentang atau mengenai hal ini,antara lain.

Al khalal menukilkan dalam riwayat abdul haris,beliau ditanya mengenai uang pinjaman yang digunakan untuk  pelaksanaan aqiqah.

Beliau menjawab semoga alah memberinya ganti,dia tealah menghidupkan assunah

Putera beliau yang bernama sahih bertanya ,seseorang memperoleh anak akan tetapi tapi tidak memiliki uang untuk mengakikahinya,menurut pendapat anda mana yang lebih disukai:Dia meminjam uang untuk melaksanakan aqiqah atau menunda dimana saat ada uang untuk melaksanakan aqiqah

, beliau menjawab ‘ yang paling sering terdengar dalam aqiqah adalah hadits al hasan dari samurah dari nabi shallawllahuali wasalam,aku berharap apabila dia meminjam uang ,semoga allah subhanahuwataala segera melunasinya. Sebab, dia sedang menghidupkan salah satu sunnah nabi shallalahualaihi wasalam  dan mengikuti petunjuk beliau

Namun jika tidak memiliki penghasilan tetap maka jangan dia berhutang karena nanti akan memudharati dia dan orang yang menghutanginya. (Lihat Kasysyaf Al-Qina’ ‘an Matnil Iqna’, Manshur bin  Yunus Al-Bahuti  2 / 353)
Allah ta’ala berfirman:
)فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ)(التغابن: من الآية16)
“Bertaqwalah kepada Allah sesuai dengan kemampuan kalian”
Berkata Syeikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullahu:
وأما الاستقراض من أجل العقيقة فينظر، إذا كان يرجو الوفاء كرجل موظف، لكنه صادف وقت العقيقة أنه ليس عنده دراهم، فاستقرض من شخص حتى يأتي الراتب، فهذا لا بأس به، وأما إذا كان ليس له مصدر يرجو الوفاء منه، فهذا لا ينبغي له أن يستقرض
“Dan adapun meminjam uang untuk keperluan aqiqah maka dilihat, kalau dia berharap bisa mengembalikan seperti seorang pegawai misalnya, akan tetapi ketika waktu aqiqah dia tidak memiliki uang, kemudian dia meminjam uang sampai datang gaji maka  dalam hal ini tidak  mengapa, adapun orang yang tidak punya sumber penghasilan tetap dan  dia berharap bisa membayar hutang dengannya maka tidak selayaknya dia berhutang” (Liqa Al-Babil Maftuh, Al-Maktabah Asy-Syamilah)
Wallahulam.

 

Ibnul mubnzir mengomentari seluruh riwayat ini dengan mengatakan allah telah berkata benar

Menghidupkan dan menegakkan sunah itu lebih baik. Tentang aqiqah banyak hadits yang telah kami riwayatkan dan tidak ada dalam riwayat lain sebab aqiqah adalah ritual penyembelihan aqiqah

Dan kesimpulan yang saya ambil ada 2 dari sini yaitu:

  1. berpikir logis ketika kita berhutang maka sebelumnya kita sudah merencanakan kapan dan bagaimana kita membayar hutang dengan berpikir dari  mendapatkan uang sampai membayarkanya tepat waktu.klik disini apa itu hutang menurut  wikipedia
  2. menurut assunah lebih baik  berusahalah untuk bisa mengakikahi meski harus berhutang.

artikel yang berkaitan:

Pengertian Aqiqah Menurut Agama Islam

dan

Paket Aqiqah Jogja

 

syarat hewan aqiqah kambing atau domba

hewan terbaik dalam pelaksanaan aqiqah

Aqiqah adalah saraana bagi seorang hamba dalam mendekatkan diri kepada allah swt oleh karena itu harus dipilih hewan yang baik dari hal keselamatan dari cacat dan cukup usia yg diperlukan se

Jual Kambing Qurban di Jogja

kambing ridho aqiqah yogyakarta

bagaimana telah berlalu pemjelasanya. Juga di anjurkan untuk memilih yang gemuk,besar,bagus dan yang paling penting adalh terbebas dari penyakit

Dari abu dawud meriwayatkan untuk anak laki laki dua ekor kambing dan untuk anak perempuan satu ekor kambing

Dalam riwayat yang lain untuk hadist yang sama adalah seperti berikut  Aqiqah tidak apa apadilaksanakan dengan hewan jantan atau betina berdasarkan hadits ummu kurz

Nah apabila pembaca ingin meniru kepada apa yang dilakukan oleh para ulama itu sangat bagus karena disebutkan bahwa imam ahmad ditanya tentang aqiqah,’ bolehkah dengan kambing yang masih perawan atau yang sudah hamil besar ?’’ beliau menjawab, ‘’ pejantan lebih baik,’’

Para ulama berbeda pendapat pada hewan yang terbaik untuk aqiqah

Para ulama menganut madzhab syafii dalam pendapat mereka yang paling kuat dan sebagian ulama penganut madzhab maliki mengatakan bahwa yang terbaik adalah unta,kemudian sapi,lalu domba dan diakhiri dengan kambing

Kebanyakan masyarakat memilih kambing karena memang di indonesia kambing lebih mudah ditemukan dan diternakkan. Kambing aqiqah terbaik yang akan disembelih syaratnya berumur minimal satu tahun dan memiliki kondisi fisik yang sehat.

baca juga: 2 tips memilih kambing potong sehat

Memilih kambing aqiqah perlu memiliki pengetahuan informasi khusus mengenai dunia hewan dengan baik. Itulah sebabnya mengapa saat berencana memilih hewan untuk disembelih, hewan tersebut harus melalui pengecekan yang teliti untuk melihat tanda atau cirinya sebagai hewan sembelih yang berkualitas untuk dibeli.

Akan tetapi disini  tidak mengharuskan bagi setiap orang untuk meniru dan mempunyai persamaan dalam memberikan aqiqah terbaik yang dicontohkan ulama tersebut,

kemampuan setiap orang berbeda beda,tentunya tolok ukur pun juga harus diperhitungkan

jangan sampai setelah kita meniru dan melaksanakan aqiqah dengan contoh domba atau kambing terbaik  para ulama yang harganya mungkin fantastis dan dikemudian hari meniru ,setelah meniru dan mempraktekakan dikarenakan beberapa faktor ,entah masalah uang dan terpikir pikir rugi membuang buang uang dan lain dan sebagainya,nah disitu disayangkan ,,

karena apa,disetiap hubungan kita dengan yang maha kuasa diharapkan full ikhlas jadi jangan sampai ada perasaan negatif sedikitpun seharusnya,

karena dengan adanya perasaan yang negatif sedikit saja terlintas saja dalam pikiran kita,maka allah swt sudah dulu mengetahuinya,,, ya pada intinya menurut kami disetiap aqiqah kita diharapkan ikhlas lilahitaala,manakala kita memberikan kambing yang menurut orang adalah kambing yang buruk akan tetapi dalam syariat masuk

dalam kategori sah untuk aqiqah itu tidak masalah selama kita dengan yang maha kuasa mempunyai niat yang lurus untuk menunaikan ibadah aqiqah ini

baca juga: setiap bayi lahir wajib diaqiqahi

cara atasi hipertensi akibat makan olahan kambing dan akibat hipertensi

sate-syamsuri

Salah satu hal yang harus diwaspadai adalah resiko meningkatnya tekanan darah tinggi. Sebagaimana yang kita tahu, mengonsumsi daging kambing merupakan salah satu faktor penyebab meningkatnya tekanan darah tinggi. Terlebih pada mereka yang memang punya riwayat bermasalah dengan tekanan darah tinggi. Tapi jangan khawatir, untuk meminimalisir resiko terkena tekanan darah tinggi, ada beberapa tips yang bisa dilakukan sebagaimana yang dikutip darilaman mens and healthy. yaitu seperti mengkonsumsi olahan atau buah dan sayur seperti berikut ini

1. Buah dan Sayur
Mengonsumsi sayur dan buah sangat dianjurkan setelah mengonsumsi daging kambing. Beberapa jenis sayuran seperti mentimun, kubis, tomat, wortel, dan kemangi bisa jadi pilihan yang terbaik.yang biasa dicampur dalam menu kambing yaitu kubis biasa dalam sate kambing atau tongseng,disitu disematkan kobis mentah lumayan banyak,tomat mentimun, jika anda atau keluarga membeli olahan sate di restoran ataupun warung sate pinggir jalan.

Terlebih lagi daun kemangi juga dapat membantu mengurangi dan menghilangkan bau daging kambing di mulut kita. Buah-buahan juga dapat mengimbangi jumlah kalori yang masuk sehingga dapat menyeimbangkan kadar kolesterol.

2. Minum Air Jeruk Hangat
Minum air jeruk yang hangat lebih bagus karena bisa membantu membersihkan kerongkongan, dan sebaiknya hindari juga minum teh atau kopi setelah makan daging kambing.

Minuman seperti teh dan kopi bisa melarutkan kandungan zat besi yang ada pada makanan yang kita makan. Karena itu, nila memang terpaksa harus minum teh atau kopi, sebaiknya beri jeda sekitar 1 jam setelah kitaa makan daging kambing. nha untuk para penggemar teh atau kopi ini penting nih,jangan dulu ngopi atau ngeteh ketika sedang menikmati hidangan ini hehe

3. Lakukan Olahraga Ringan

selain makan itu penting,rutin olahraga adalah kebutuhan yg juga tidak bisa dianggap sepele, kebutuhan  jasmani ini pelu kita jaga agar kesehatan dapat kita maksimalkan,jangan hanya malas malasan dikamar apabila mempunyai waktu luang,
Melakukan olahraga ringan bisa membantu mengurangi kadar kalori dan lemak dalam tubuh setelah makan daging kambing. Kita bisa coba lakukan olahraga ringan seperti bersepeda atau lari-lari kecil`

baca juga : memilih kambing potong yang baik

Cara Mengolah Daging Kambing yang Benar untuk Menghindari Tekanan Darah Tinggi

Cara mengolah daging kambing juga berpengaruh terkait resiko tekanan darah tinggi. Jenis olahan yang tepat untuk daging kambing adalah sup atau sate. Daging kambing yang dibuat menjadi menjadi sup maka jumlah kalorinya lebih sedikit karena adanya tambahan air dan sayuran. Sementara itu bila dibuat sate menjadikan daging kambing memiliki jumlah lemak yang lebih sedikit karena proses pembakaran dan penggunaan bumbu rempah yang dicampur bisa menetralisir kadar lemak yang berlebih.

nha itu dulu posting kali ini semoga bermanfaat ,kunjungi juga 9 warung olahan sate terkenal dijogja

9 tempat olahan sate terkenal dijogja

Daging kambing, banyak di antara kita adalah penggemar fanatik olahan yang satu ini.

Maka tak heran hampir di setiap daaerah ada tempat makan yang menyajikan olahan daging kambing dengan beragam varian, tak terkecuali di Yogyakarta.

Berikut ini adalah lima tempat makan di Yogyakarta yang bisa didatangi para penggemar kuliner olahan kambing.

1. Tengkleng Pak Kribo

Jika sedang berada di wilayah Sleman utara, Anda bisa mencoba mencicipi olahan kambing di Warung Tengkleng Pak Kribo.Terletak di salah satu emperan toko yang berada di Pasar Pakem, Jalan Kaliurang km 18, Pakem, Sleman, Yogyakarta.

Setiap sore hingga malam Pak Kribo menjajakan tiga olahan daging kambing, yakni tengkleng, tongseng, dan gulai. Setiap harinya Pak Kribo membuka lapaknya dari jam 17.00 hingga dagangannya habis.

Pak Kribo telah mulai berjualan sejak 27 tahun yang lalu. Tengkleng olahahan Pak Kribo memiliki citarasa gurih karena dimasak dengan kuah yang cukup kental.

2. Sate Klatak Pak Pong ste-2
Sate Klatak banyak dijumpai di daerah Bantul, khususnya di kawasan Jejeran ,. Sate klatak adalah masakan sate dengan bahan dasar daging kambing muda.

Uniknya, sate ini disajikan bukan dengan tusuk yang terbuat dari bilah bambu seperti lazimnya masakan sate. Sate ini justru menggunakan tusuk berupa jeruji sepeda kayuh yang terbuat dari batang besi.

Uniknya lagi, bumbu yang digunakan hanya berupa garam saja. Meskipun sate klathak hanya dibakar menggunakan bumbu garam, tetapi rasanya sungguh nikmat.

Salah satu tempat yang menjual sate klathak adalah sate Klatak Pak Pong. Tempat warung sate yang berada di Jalan Stadion Sultan Agung (Jalan Imogiri Timur Km 10, Wonokromo) kabupaten bantul atau timur Stadion Sultan Agung ini setipa harinya selalu ramai dipadati pembeli.

  1. Sate Sor TalokDi daerah Yogyakarta, khususnya di Kabupaten Bantul terdapat beberapa warung sate yang cukup terkenal, dan satu di antaranya adalah warung sate “Sor Talok”.

    Sor adalah kependekan dari Ngisor yang berarti bawah, dan talok adalah sebutan masyarakat jawa terhadap buah kersen. Lokasinya di Dusun Code, Kelurahan Trirenggo, Kecamatan Bantul, Kabupaten Bantul dan cukup terkenal di kalangan masyarakat Bantul.

    Sate kambing adalah menu andalan tempat makan yang satu ini. Seperti sate klathak, sate kambingnya ditusuk menggunakan ruji baru kemudian dibakar di atas arang.

    Jika sate klathak disajikan tanpa bumbu, untuk sate Sor Waru ini disajikan bersama sambel kecap.

  2. Sate Petir Pak Nano Sate petir adalah warung sate kambing yang terletak di Jalan Lingkar Selatan Yogyakarta, tepatnya berada di dusun Menayu, Kelurahan Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul.  Warung ini menyajikan sate kambing dengan rasa yang ekstra pedas.

    Sate kambing yang ada di warung tersebut sebenarnya hampir sama dengan kebanyakan sate kambing. Daging kambing dibakar di atas bara api kemudian disajikan bersama sambal kecap.

    Tetapi yang membedakan dengan sate kebanyakan adalah irisan cabai rawitnya yang sangat banyak, sehingga rasanya menjadi begitu pedas. Selain irisan cabai, disambal kecap tersebut juga terdapat irisan bawang merah, tomat, dan kobis.

    Ada tambahan lain yang jarang ditemui disambal kecap pada hidangan sate kambing di tempat lain, yakni irisan daun jeruk. Pengunjung bisa memesan tingkat kepedasannya.

    Penamaan level pedasnya pun terbilang unik, mulai dari level PAUD (Pendidikan Anak Usai Dini), Play Group, hingga level profesor.

    5. Sego Pliket Pak Dakir

    Di jalan HOS Cokroaminoto 75 Yogyakarta atau berada di depan pasar Klitikan Kuncen Yogyakarta terdapat salah satu warung sate legendaris di Yogyakarta.

    Warung sate ini telah ada sejak tahun 1966, yakni Warung Sate Kambing Pak Dakir. Selain sate kambing, warung makan yang buka mulai dari pukul 16.00 hingga 22.00 tersebut memiliki menu spesial yang cuma ada disana, yakni sego pliket.

    Dalam bahasa Jawa, sego pliket berarti nasi lengket, menu ini adalah nasi goreng kambing. Yang membedakannya dengan nasi goreng kambing lainya adalah adanya tambahan sumsum tulang belakang kambing.

    Sumsum tersebut menjadikan tampilan nasi gorengnya lebih lengket (pliket). Selain itu penggunaan sumsum membuat hidangan yang satu ini lebih gurih.

    Bumbu-bumbu lain yang digunakan hampir sama dengan kebanyakan nasi goreng, yakni bawang putih, miri, irisan lombok, dan sedikit kuah gulai, serta irisan daging kambing. (Tribun Jogja/Hamim Thohari)

6.Sate kambing pak syamsuri sate-pak-syamsuri1sate-syamsuri

Warungnya Sederhana, Rasanya Mewah. Itu adalah judul yang diberikan oleh kru santap jogja ketika mengunjungi warung sederhana tapi makanannya mewah itu berikut fotonya

Peta kuliner Jogja menyebut posisi warung sate kambing Pak Syamsuri sejarak 500 meter dari Ring Road Utara, Jalan Solo. Semua pecinta kuliner Jogja merekomendasikan warung sate  Pak Syamsuri yang terletak di Sambilegi, Ring Road Utara, Jalan Solo. Konon, tekstur daging satenya tak biasa saking empuknya dan rasanya betul betul mencitrakan kelasnya sebagai kuliner Jogja terwahid.

7.Sate kere mbah Mardi

Kuliner Tumbal Jauh dari Kemiskinan ,lagi judul yg diberikan redaksi santap jogja yang telah mengunjungi sate kere mbah mardi waktu lalu,dengan citarasa yang sungguh menawan sate kere telah menyibaakkan mata akan taka da perbedaannya makanan berbahandasar mahal dan murah, bertempat di Jalan Godean akan segera tampak dan pada kilometer delapan Santap Mania akan menemui warung sate kere Mbah Mardi. Gampang sekali menemukannya!

Kru mereka mengatakan Warung makannya sederhana dan terkesan ndeso dengan asap membumbung oleh bakaran sate.

Memang Harum sate sapi menusuk nusuk hidung sampai badan redaksi gontai ingin segera masuk dan duduk di kursi. Ternyata, di luar perkiraan! Hanya ada satu meja, selebihnya pengunjung diberikan tikar untuk duduk. Namun inilah kekhasan warung Mbah Mardi. Kesan merakyatlah yang masuk ke otak. Tinggal memesan sate kere andalan di sini, nih!

  1. Sate klatak pak jedeSate Sate klatak adalah masakan sate dengan bahan dasar daging kambing muda. Klatak banyak dijumpai di daerah Bantul tapi disleman juga tak kalah, nha ada misteri disini di bantul daerah jejeran ada sate pak pong dan disleman daerah jejeran ada sate pak jede, entah keduanya sama kenal atau bermitraan atau bagaimana saya kurang tau tapi uniknya sama didaerah jejeran di berbeda kabupaten ada masing masing tempat jajanan olahan sate yang sepesial ,. Dan kemarin saya coba sate klatak pak jede,luarbiasa warungnya besar,mejanya banyak dan memang rasanya enak pedas , lokasi pasnya seturan ,dari OB keutara 500m kanan jalan sate kambing pak jede

9.Sate Godril

Nikmatnya Menyantap Sate dan Tongseng Kambing yang Lezat nan Empuk di sate godril yang berlokasi di daerah mirota godean,lagi lagi kawasan godean,, dimana daerah ini adalah surge bagi paara kulineristi Menu sate di warung ini tidak disajikan dalam bentuk masih ditusuk. Ketika disantap, dagingnya empuk banget. , empuknya daging kambing ini sangat mirip dengan karakteristik daging kambing muda. Benar-benar enak. Aroma prengus kambingnya pun bisa dibilang tergantikan dengan aroma bakarannya. Dipadukan dengan kubis, irisan bawang merah, dan bumbu kecapnya,, tempat terahir ini sangat cocok bagi anada yg tidak terlalu menyukai olahan daging kambing,karena rasa dari khas prengus kambing itu sendiri tidak terlalu ketara,, itu dulu post kali ini jika ada rekomendasi atau saran silahkan komen dibawah ini ,semoga bermanfaat  dan trimakasih

 

Tata Cara Pelaksanaan AQIQAH

 

Aqiqah itu berarti memutus dan melubangi, dan ada juga yang mengatakan bahwa akikah adalah nama bagi hewan yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong, dan dikatakan juga bahwa akikah merupakan rambut yang dibawa si bayi ketika lahir. Adapun maknanya secara syari’at adalah hewan yg disembelih untuk cropped-Rdho-aqiqah-jogja1.jpgmenebus  anak bayi yang dilahirkan. Aqiqah adalah sembelihan yang disembelih untuk anak yang baru lahir. Pengarang kitab Mukhtar Ash Shihhah mengatakan: ” Al-‘Aqiqah atau Al-‘Iqqah artinya adalah rambut makhluk yang baru dilahirkan, baik manusia atau Binatang. Dinamai pula daripadanya bintang yang disembelih untuk Anak yang baru lahir pada hari keseminggunya.

1. Dasar Hukumnya

Aqiqah hukumnya adalah sunnah muakkad, sekalipun Orang ta dalam keadaan sulit. Aqiqah dilakukan oleh Rasulullah saw. dan para sahabat.

2. Aqiqah diperutukan  Anak Laki-Laki dan Anak Perempuan

Yang afdhal untuk anak laki-laki disembelihkan 2 ekor kambing/domba yang mirip dan aqiqah potong rambutumurnya bersamaan. Dan untuk anak perempuan 1 ekor.
Dari Ummu Karz Al-Ka’biyah berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda:

عن الغلام شاتان متكأ فئتان . و عن الجارية شاة

” Untuk anak laki-laki dua ekor kambing yang mirip, dan untuk anak perempuan satu ekor.” Dan dibolehkan satu ekor domba untuk anak laki-laki . Rasulullawh saw. pernah melakukan yang demikian untuk Hasan dan Husain r.a., seperti pada hadits yang lalu.
“Dahulu kami dimasa jahiliyah apabila salah seorang diantara kami mempunyai anak, ia menyembelih kambing dan melumuri kepalanya dengan darah kambing itu. Maka setelah Allah mendatangkan islam, kami menyembelih kambing, mencukur atau menggundul kepala si bayi dan melumurinya dengan minyak wangi.” [HR. Abu Daud juz 3 hal 107].

Di hadits lain yang berisikan tentang sejarah aqiqah yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban “Dari Aisyah ia berkata ‘Dahulu orang orang pada masa jahiliyah apabila mereka beraqiqah untuk seorang bayi, mereka melumuri kapas dengan darah aqiqah, lalu ketika mencukur rambut si bayi mereka melumurkan pada kepalanya’. Maka Nabi saw bersabda, ‘Gantilah darah itu dengan minyak wangi.’” [HR Ibnu Hibban juz 12 hal 124].

3. Waktu Penyembelihan

Jika memungkinkan, penyembelihan dilangsungkan pada hari ke-7. Jika tidak, maka pada hari ke-14. Dan jika yang demikian masih tidak memungkinkan, maka pada hari ke-21 dari hari kelahirannya. Jika masih tidak memungkinkan maka pada kapan saja. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dikatakan: تذبح لسبع ، و لاربع عشر ، و لاحد و عشرين “Disembelih pada hari ketujuh, dan pada hari ke-empatbelas, dan pada hari kedua puluh satu.”
Rangkaian Berikutnya:
– memberikan nama pada anak
– Mencukur rambutnya.
– Bersedekah seberat timbanan rambutnya.
2. Adapun syarat hewan kambing yang dapat dijadikan aqiqoh itu sama dengan syarat hewan qurban (kurban) sbb:
– Kambing: sempurna berusia 1 (satu) tahun dan masuk usia (dua) tahun.
– Domba: sempurna berusia 6 (enam) bulan dan masuk bulan ke-7 (tujuh).
– Tidak boleh ada anggota badan hewan yang cacat.
– Dagingnya tidak boleh dijual.

 

4.Boleh melaksanakannya selain pada hari ketujuh ( cara aqiqah syar’i )

  1. Sebagian membolehkan melaksanakannya sebelum hari ketujuh. Pendapat ini dinukil dari Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam kitabnya “Tuhfatul Maudud” hal.35. Sebagian lagi berpendapat boleh dilaksanakan setelah hari ketujuh. Pendapat ini dinukil dari Ibnu Hazm dalam kitabnya “al-Muhalla” 7/527.Sebagian ulama lainnya membatasi waktu pada hari ketujuh dari hari kelahirannya. Jika tidak bisa melaksanakannya pada hari ketujuh maka boleh pada hari ke-14, jika tidak bisa boleh dikerjakan pada hari ke-21. Berdalil dari riwayat Thabrani dalm kitab “As-Shagir” (1/256) dari Ismail bin Muslim dari Qatadah dari Abdullah bin Buraidah :“Kurban untuk pelaksanaan aqiqah, dilaksanakan pada hari ketujuh atau hari ke-14 atau hari ke-21.” [Penulis berkata : “Dia (Ismail) seorang rawi yang lemah karena jelek hafalannya, seperti dikatakan oleh al-Hafidz Ibnu Hajar dalam ‘Fathul Bari’ (9/594).” Dan dijelaskan pula tentang kedhaifannya bahkan hadist ini mungkar dan mudraj]
  2. Bersedekah dengan perak atau sesuai berat si rambut bbayi ketika ditimbangSyaikh Ibrahim bin Muhammad bin Salim bin Dhoyyan berkata : “Dan disunnahkan mencukur rambut bayi, bersedekah dengan perak seberat timbangan rambutnya dan diberi nama pada hari ketujuhnya. Masih ada ulama yang menerangkan tentang sunnahnya amalan tersebut (bersedekah dengan perak), seperti : al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalani, Imam Ahmad, dan lain-lain.”Adapun hadist tentang perintah untuk bersedekah dengan emas, ini adalah hadit dhoif.

    TIDAK ADA TUNTUNAN BAGI ORANG DEWASA UNTUK AQIQAH ATAS NAMA DIRINYA SENDIRI
    Sebagian ulama mengatakan : “Seseorang yang tidak diaqiqahi pada masa kecilnya maka boleh melakukannya sendiri ketika sudah dewasa”. Mungkin mereka berpegang dengan hadist Anas yang berbunyi : “Rasulullah mengaqiqahi dirinya sendiri setelah beliau diangkat sebagai nabi.” [Dhaif mungkar, Hadits Riwayat Abdur Razaq (4/326) dan Abu Syaikh dari jalan Qatadah dari Anas].

5. Bersamaan Antara Qurban dan Aqiqah.

Dari sini muncul pertanyaan, yaitu bolehkah menggabungkan niat aqiqah dan kurban? Bila hal itu diperbolehkan apakah secara otomatis kurban yang dilakukan sekaligus bisa menggugurkan anjuran akikah? Mengenai hal ini ada 2 pendapat:

Qurban yang ia tunaikan itu bisa sekaligus diniatkan aqiqah dan menggugurkan anjurannya. Pendapat ini merupakan opsi yang disampaikan oleh Mazhab Hanafi dan salah satu riwayat Ahmad. Dari kalangan tabi’in, Al-Hasan Al-Bashri, Ibnu Sirin, dan Qatadah, sepakat dengan pandangan ini. Mereka berargumentasi, substansi kedua ibadah sama, yaitu mendekatkan diri kepada Allah swt. melalui sembelihan hewan. Keduanya bisa saling melengkapi dan mengisi. Kasus hukumnya sama ketika shalat wajib di Masjid disertai dengan niat shalat sunnah tahiyyatal masjid. Mantan mufti Arab Saudi, Syekh Muhammad bin Ibrahim, mendukung opsi ini.

Kedua ibadah itu tidak boleh disatukan dan tidak bisa menggugurkan salah satunya. Qurban adalah qurban dan aqiqah adalah aqiqah. Pendapat ini disampaikan oleh mazhab Maliki, Syafi’i, dan salah satu riwayat Mazhab AhmadAlasan yang mereka kemukakan, yaitu masing-masing dari akikah dan kurban memiliki tujuan yang berbeda. Maka itu, satu sama lain tidak boleh digabung. Latar belakang dan motif di balik kesunnahan kedua ibadah itu pun berseberangan. Jadi, kurang tepat disatukan. Misalnya, denda yang berlaku di haji tamattu’ dan denda yang berlaku dalam fidyah.

Wallahu a’lam.

                      ﺳُﺒْﺤَﺎﻧَﻚَ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻭَﺑِﺤَﻤْﺪِﻙَ ﺃَﺷْﻬَﺪُ ﺃَﻥْ ﻻَ ﺇِﻟﻪَ ﺇِﻻَّ ﺃَﻧْﺖَ ﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻙَ ﻭَﺃَﺗُﻮْﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻚ                       
“Maha suci Engkau ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. Aku mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”

Event Bulan Mei 2014

  1. Pernikahan Silas & Heni di Gedung Balai desa Gilangharjo Bantul, yogyakarta. 01 Mei 2014
  2. Ibu Tanti Aqiqah atas nama Ahmad Haidar Putra. Gambiran No. 43. Kota jogja
  3. Aqiqah Ibu Septiana Puji Lestari Jl. Wonosari, Timur Kids funs, Yogyakarta
  4. Bp. Cahyo Saputra Aqiqah Atas nama Nadhira Khairana alamat Yogyakarta
  5. Bapak Dilar Darmawan Aqiqah atas nama Angga Aswangga Hammani. Jl. Perintis Kemerdekaan Yogyakarta.
  6. Bp. Imadudin & Ibu Ratnaningsih, Aqiqah atas nama M. Aydin Nawwaf Alamat Jogja.
  7. Bp. Herlambang Syukuran Rumah Gamping, Sleman, Yogyakarta.
  8. Bapak Nurdayad Aqiqah tas nama Sultan Hakim Aldaaba. Perumnas Trimulyo, Bantul, Jogja
  9. Ibu Sekar, Hotel Sejahtera Resort jl. Kaliurang Sleman Jogja. Tumpeng Ulang Tahun.
  10. Bapak Udin Timoho, jogja. Aqiqah Di salurkan di panti Asuhan putri Aisyah Serangan Jogjakarta
  11. Aqiqah Bapak Haji Sugeng Mblado, bantul, jogja
  12. Ibu Uci Jl. Pasar Kembang Syukuran
  13. Aqiqah bapak Bahtiar Baciro jogja
  14. Aqiqah Putra Bapak Ari Wibowo jalan Sidikan kota jogja
  15. Aqiqah Bapak Widardi Kedaton Pleret, Bantul Yogyakarta
  16. Syukuran Pernikahan Bapak Heri Kecamatan Wirobrajan Jogja
  17. Bapak Sasono Brosot Jogja acara Aqiqah.
  18. Pernikahan Dadang & Dian gedung Seba Guna Gedung GKJ. Jogja.
  19.  Aqiqah putra dari Ibu Anjar, Kranginan, pleret.
  20. Aqiqah Putri Bapak Ari Srandakan.
  21. Aqiqah Putri Bapak Sumilan Perumahan Cepoko Indah.
  22. Aqiqah Putra dan Putri Bapak Yuli Srowot, Klaten.
  23. Aqiqah Putri dai Kapten Tek Yughes, Komplek Au Adi sucipto
  24. H. Sugeng Ayam Utuh
  25. Aqiqah Putra Bapak Darmawi Pontianak.