Kambing Untuk Aqiqah Jantan atau Betina?

Jika anda ingin melaksanakan aqiqah untuk anak anda pasti akan muncul pertanyaan tentang Kambing untuk Aqiqah Jantan atau Betina? maka dari itu kami Ridho Aqiqah Jogja hadir untuk menjawab semua pertanyaan anda terkait aqiqah yang akan anda gelar

persamaan antara Aqiqah dengan Qurban

Jawaban : Jika yang lahir adalah bayi laki-laki maka hewan kambing yang disembelih berjumlah dua ekor, sedangkan untuk bayi perempuan cukup menyembelih satu ekor hewan saja. Sesuai dengan hadits Nabi Muhammad SAW  dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya, dari kakeknya, Rasulullah bersabda :

“Barangsiapa diantara kalian yang ingin menyembelih (kambing) karena kelahiran bayi maka hendaklah ia lakukan untuk laki-laki dua kambing yang sama dan untuk perempuan satu kambing.” [HR Abu Dawud, Nasa’i, Ahmad]

Sedangkan untuk jenis hewannya Kambing atau Domba? Jantan atau Betina? tidak ada ketentuan terkait masalah itu baik itu kambing atau domba, jantan atau betina boleh disembelih sebagai hewan aqiqah, sebagaimana perintah yang disampaikan Rasulullah SAW dari Aisyah ra berkata, yang artinya:

“Nabi SAW memerintahkan mereka agar disembelihkan aqiqah dari anak laki-laki dua ekor domba yang sepadan dan dari anak perempuan satu ekor.” (Shahih riwayat At Tirmidzi).

Demikian jawaban kami, jika anda berkenan menggelar aqiqah untuk bayi anda, atau sedang mencari jasa penyembelihan hewan aqiqah yang syar’i sesuai ketentuan islam kami Ridho Aqiqah Jogja siap melayani anda. Paket Aqiqah yang bervariasi dengan harga terjangkau disegaja kalangan hubungi kami 0823-3333-3776 (Cs Ridho Group) untuk pemesanan aqiqah anda.

Selain Aqiqah kami juga melayani catering prasmanan untuk lebih detail cek di website kami www.ridhocatering.com atau www.cateringjogja.info

Ketentuan Hukum Aqiqah Dalam Islam

Ketentuan hukum Aqiqah dalam ajaran islam berdasarkan sumber hadits dari  Rasulullah SAW. Berarti Aqiqah bernilai ibadah karena mengikuti sunnah yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, oleh sebab itu hukum Aqiqah sunnah muakkad. Sangat dianjurkan bagi orang tua muslim yang memiliki anak baru lahir untuk melaksanakan aqiqah menyembelih kambing.

Ketentuan Hukum Aqiqah Dalam Islam

Ketentuan Hukum Aqiqah Dalam Islam

Baca Juga: Paket Aqiqah enak syar’i di Jogja

Ketentuan adab Aqiqah

Pertama, Aqiqah dianjurkan dilaksanakan di hari ke-7, 14 atau 21. Hal ini berdasarkan hadits dari Abu Buraidah r.a: “Aqiqah itu disembelih pada hari ke tujuh, atau ke empat belas, atau ke dua puluh satunya”.(HR.Baihaqi dan Thabrani)

Kedua, Jumlah hewan untuk Aqiqah. walaupun laki-laki dan peremapuan merupakan mahluk ciptaan Allah SWT, namun terdapat perbedaan aturan tentang pelaksanaan aqiqah. Ketentuan Hukum Aqiqah dalam islam ialah jika yang lahir adalah bayi laki-laki maka jumlah hewan kambing yang disembelih adalah dua ekor, sedangkan untuk bayi perempuan hanya menyembelih satu ekor kambing. Sumber berdasarkan hadits dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayanya, dari kakeknya, Rasulullah SAW bersabda:“Barang siapa diantara kalian yang ingin menyembelih (Kambing) karena kelahiran bayi maka hendaklah ia lakukan untuk laki-laki dua kambing yang sama dan untuk perempuan satu kambing”.(HR. Abu Dawud, Nasa’i, Ahmad)

Ketiga, Jenis Hewan Aqiqah Yang Disembelih. Ketentuan hewan yang disembelih untuk Aqiqah adalah kambing atau domba tidak memandang kambing jantan ataupun betina boleh disembelih sebagai hewan aqiqah. Berdasarkan hadits, dari Aisyah ra berkata, yang artinya:“Nabi SAW memerintahkan mereka agar disembelihkan aqiqah dari anak laki-laki dua ekor domba yang sepadan dan dari anak perempuan satu ekor.” (HR. At Tirmidzi)

Keempat, Disunnahkan mencukur rambut bayi. Saat pelaksanaan aqiqah dianjurkan untuk mencukur rambut bayinya dan diberi nama. Alhamdulillah masyarakat muslim di Indonesia sudah banyak melakukan tata cara aqiqah ini. Sebaiknya memberi nama yang terbaik kepada anaknya dan mencukur rambut bayi merupakan hal yang sunah agar tumbuh menjadi orang yang sholeh atau sholehah.

Kelima, Kambing yang disembelih dibagikan setelah dimasak. Daging kambing sembelihan hewan aqiqah beda dengan hewan qurban pada saat hari idul adha, dimana daging qurban dibagikan saat daging masih mentah, sedangkan daging hewan aqiqah sebaiknya dimasak dan dibagikan dalam keadaan matang. Daging yang telah masak diberikan kepada mereka yang berhak dan yang memiliki hubungan kerabat dan tetangga. Berdasarkan hadits: “Sunnahnya dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan. Ia dimasak tanpa mematahkan tulangnya. lalu dimakan (oleh keluarganya), dan disedekahkan pada hari ke tujuh”. (HR.Al-Baihaqi)

Baca juga: Kambing Guling murah Jogja

Demikian artikel Ketentuan Hukum Aqiqah menurut Islam, semoga bermanfaat.