Merayakan Kebahagiaaan Buah Hati dengan Aqiqah

merayakan-kebahagiaaan-buah-hati-dengan-aqiqahMerayakan sebuah kebahagiaan dengan buah hati yang baru lahir. Moment indah yang spesial lahirnya si buah hati. Bersujud syukur dengan realisasi hati rasa syukur dengan melaksanakan sunnah ibadah Aqiqah. Merupakan perwujudan nyata mengamalkan ajaran dan aturan syariat agama yang telah dituntun dan diajarkan Rasullullah SAW.
Atas Gambaran itulah maka ridho aqiqah siap melayani ibadah sunah aqiqah Anda. Sebagai layanan jasa aqiqah yang sudah berdiri lama dikota jogja, dengan segala pengalamannya selama 7 tahun lebih.
Kami siap melayani layanan aqiqah di Kota Jogjakarta untuk hadirnya putra-putri Anda. Ridho Aqiqah menawarkan beberapa paket aqiqah dengan menu masakan bervariasi di kota Jogja. Kami perusahaan yang sudah berpengalaman di bidang layanan aqiqah akan memberikan pelayanan yang terbaik untuk Anda. Menu olahan masakan yang enak, lezat, bersih dan hemat. Harga yang relatif murah, dapat dijangkau serta proses pemesanan yang cepat dan tidak lama.
Kami menawarkan kambing lebih murah dengan kualitas terbaik, karena kami memiliki kambing sendiri. Dengan penyembelihan sesuai dengan syariat agama islam.
Menu masakan yang yang senantiasa terjaga. Karena kami memiliki juru masak dan juru olah makanan yang handal dan terpercaya.
Kelezatan menu masakan yang lezat dan enak disiapkan siap saji. Dengan beberapa paket pilihan yang murah harganya, namun tidak murahan.
Syarโ€™i selalu kami utamakan dan berusaha mengeutamakan terpenuhinya syarat ibadah aqiqah.
Pilihan paket dengan wujud nasi kotak yang dikemas cantik, bersih dan menarik sesuai dengan kebutuhan budget Anda.
Dengan melaksanakan ibadah aqiqah yang syarโ€™i dengan hanya mengharap ridloNya, karena aqiqah merupakan sembelihan yang hanya diperuntukan kepada Allah Taโ€™ala.
Dengan aqiqah diharapkan sang buah hati bisa tumbuh cerdas dan bisa menjadi anak yang soleh/sholehah yang sentiasa selalu dalam lindungan Allah SWT.
Saat Anda berkeinginan memberikan paket-paket aqiqah yang akan diberikan kepada beberapa yayasan yatim piatu atau pondok pesantren, maka dengan senang hati kami akan membantunya untuk menyalurkannya. Semoga akan menjadi sebuah ibadah yang akan diterima Allah SWT. Aamiin.
Untuk ๐Ÿ†—โฉ Informasi , Pelayanan dan Pemesanan Aqiqah silahkan hubunginkami :
โ˜Ž๏ธ 0274- 384 096
๐Ÿ“ฑ 0823-3333-3776 (WA) www.ridhoaqiqahjogja.com

Adab Menyambut Kelahiran Bayi Secara Islami

adab-menyambut-kelahiran-bayi-secara-islamiBeberapa adab dalam menyambut kelahiran bayi secara Islami.Berikut ini adab menyambut kelahiran bayi. Dengan berbagai sunnah yang bisa memberikan manfaat untuk bayi yang baru lahir juga keberkahan untuk seluruh anggota keluarga terutama pasangan suami istri yang sedang berbahagia menyambut kelahiran sang bayi.

1. Memperdengarkan suara adzan di telinga kanan bayi yang baru lahir

2. Memperdengarkan suara iqamah di telinga kirinya

3. Dianjurkan memberikan kabar gembira dengan kelahiran seorang anak. Dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Taโ€™ala:

Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakariya, sedangkan ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab (ia berkata): โ€œSesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang puteramu) Yahyaโ€. (QS. Ali Imraan: 39)
4. Mentahnik (mengunyah buah kurma, lalu mengolesinya ke langit-langit mulut si bayi, atau jika tidak ada dengan madu) dan mendoakan keberkahan untuknya (seperti mengucapkan โ€œBaarakallahu fiihโ€).

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจูู‰ ู…ููˆุณูŽู‰ โ€“ ุฑุถู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ โ€“ ู‚ูŽุงู„ูŽ : ูˆูู„ูุฏูŽ ู„ูู‰ ุบูู„ุงูŽู…ูŒ ุŒ ููŽุฃูŽุชูŽูŠู’ุชู ุจูู‡ู ุงู„ู†ูŽู‘ุจูู‰ูŽู‘ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ููŽุณูŽู…ูŽู‘ุงู‡ู ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู…ูŽ ุŒ ููŽุญูŽู†ูŽู‘ูƒูŽู‡ู ุจูุชูŽู…ู’ุฑูŽุฉู ุŒ ูˆูŽุฏูŽุนูŽุง ู„ูŽู‡ู ุจูุงู„ู’ุจูŽุฑูŽูƒูŽุฉู.

Dari Abu Musa ia berkata: Anak saya lahir, lalu saya membawanya kepada Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam, kemudian Beliau menamainya Ibrahim, mentahkniknya dengan kurma dan mendoakan keberkahan untuknya.โ€ (HR. Bukhari)

5. Mencukur habis rambutnya (baik anak laki-laki maupun anak perempuan) dan bersedekah kepada orang-orang miskin dengan perak atau senilainya sesuai berat rambutnya ketika ditimbang. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam kepada Fathimah saat ia melahirkan Al Hasan:

ูŠูŽุง ููŽุงุทูู…ูŽุฉู ุงูุญู’ู„ูู‚ููŠู’ ุฑูŽุฃู’ุณูŽู‡ู ูˆูŽุชูŽุตูŽุฏูŽู‘ู‚ููŠู’ ุจููุฒูู†ูŽุฉู ุดูŽุนู’ุฑูู‡ู ููุถูŽู‘ุฉู‹

โ€œWahai Fathimah! Cukurlah rambutnya dan bersedekahlah sesuai berat rambutnya dengan perak.โ€ (HR. Ahmad, Malik, Tirmidzi, Hakik, dan Baihaqi, dihasankan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahih at-Tirmidzi no. 1226)

Dalam mencukur anak, kita dilarang mencukur dengan model qazaโ€™ (mencukur sebagian kepala dan meninggalkan sebagian yang lain). Termasuk qazaโ€™ adalah:

  • Mencukur secara acak.
  • Mencukur bagian tengah kepala dan meninggalkan pinggir-pinggirnya.
  • Mencukur pinggir-pinggir kepala dan meninggalkan bagian tengahnya.
  • Mencukur bagian depan kepala dan meninggalkan bagian belakang.

6. Memberinya nama (bisa dilakukan pada hari lahirnya, hari ketiga atau hari ketujuh), dan hendaknya seorang bapak memilih nama yang baik untuk anaknya. Ciri nama yang baik adalah enak didengar, mudah diucapkan oleh lisan, mengandung makna yang mulia dan sifat yang benar dan jujur, jauh dari segala makna dan sifat yang diharamkan atau dibenci agama, seperti nama asing yang tidak jelas, tasyabbuh (menyerupai) nama orang-orang kafir dan nama yang memiliki arti buruk.

7. Mengโ€™aqiqahkannya.

โ€˜Aqiqah artinya hewan yang disembelih untuk bayi yang baru lahir. Aqiqah termasuk hak anak yang hendaknya dipenuhi orang tua. Hukumnya sunnah muโ€™akkadah (sunnah yang sangat ditekankan), Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู’ุบูู„ุงูŽู…ู ุนูŽู‚ููŠู‚ูŽุฉูŒ ุŒ ููŽุฃูŽู‡ู’ุฑููŠู‚ููˆุง ุนูŽู†ู’ู‡ู ุฏูŽู…ุงู‹ ูˆูŽุฃูŽู…ููŠุทููˆุง ุนูŽู†ู’ู‡ู ุงู„ุฃูŽุฐูŽู‰

โ€œSetiap anak hendaknya ada โ€˜aqiqah. Oleh karena itu, tumpahkanlah darah dan singkirkanlah kotoran.โ€ (HR. Bukhari)

Maksud โ€œtumpahkanlah darahโ€ adalah dengan disembelihkan hewan untuknya. Sedangkan maksud โ€œdisingkirkan kotoranโ€ adalah dengan dicukur rambutnya. Untuk anak laki-laki, disembelihkan dua ekor kambing yang sepadan (baik usia, jenis maupun fisiknya), sedangkan untuk anak perempuan satu ekor kambing.

ุนูŽู†ู’ ุนูŽุงุฆูุดูŽุฉูŽ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงูŽู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ูŽุง; , ุฃูŽู†ูŽู‘ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงูŽู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุฃูŽู…ู’ุฑูŽู‡ูู…ู’; ุฃูŽู†ู’ ูŠูุนูŽู‚ูŽู‘ ุนูŽู†ู’ ุงูŽู„ู’ุบูู„ูŽุงู…ู ุดูŽุงุชูŽุงู†ู ู…ููƒูŽุงููุฆูŽุชูŽุงู†ู, ูˆูŽุนูŽู†ู’ ุงูŽู„ู’ุฌูŽุงุฑููŠูŽุฉู ุดูŽุงุฉูŒ โ€“

Dari Aisyah radhiyallahu โ€˜anha, bahwa Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam memerintahkan mereka (para sahabat) agar beraqiqah dua ekor kambing yang sepadanย  untuk bayi laki-laki dan seekor kambing untuk bayi perempuan. (HR. Tirmidzi, dan ia menshahihkannya)

Waktu โ€˜aqiqah adalah pada hari ketujuh, jika tidak bisa maka pada hari keempat belas dan jika tidak bisa, maka pada hari kedua puluh satu. Imam Ahmad berkata: โ€œDisembelih pada hari ketujuh, jika tidak dilakukannya, maka pada hari keempat belas dan jika tidak dilakukannya, maka pada hari kedua puluh satu.โ€[1]

8. Mengkhitannya,

Khitan termasuk sunanul fithrah (sunnah ย para nabi), Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

ยซ ุงู„ู’ููุทู’ุฑูŽุฉู ุฎูŽู…ู’ุณูŒ โ€“ ุฃูŽูˆู’ ุฎูŽู…ู’ุณูŒ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ููุทู’ุฑูŽุฉู โ€“ ุงู„ู’ุฎูุชูŽุงู†ู ูˆูŽุงู„ุงูุณู’ุชูุญู’ุฏูŽุงุฏู ูˆูŽุชูŽู‚ู’ู„ููŠู…ู ุงู„ุฃูŽุธู’ููŽุงุฑู ูˆูŽู†ูŽุชู’ูู ุงู„ุฅูุจู’ุทู ูˆูŽู‚ูŽุตูู‘ ุงู„ุดูŽู‘ุงุฑูุจู ยป .

โ€œFitrah itu ada lima atau lima bagian fitrah, yaitu, โ€œBerkhitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kuku, mencabut bulu ketiak, dan mencukur kumis.โ€ (Muttafaq โ€˜alaih)

Khitan hukumnya wajib bagi laki-laki, karena ia merupakan sunnah Nabi Ibrahim โ€˜alaihis salam dan kita diperintahkan mengikutinya, di samping itu khitan termasuk syiโ€™ar yang membedakan kita dengan non muslim. Khitan bagi wanita merupakan keutamaan bagi mereka, Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam pernah bersabda kepada sebagian wanita tukang khitan di Madinah:

ุงูุฎู’ููุถููŠู’ ูˆูŽู„ูŽุง ุชูู†ู’ู‡ููƒููŠู’ ุŒ ููŽุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽู†ู’ุถูŽุฑู ู„ูู„ู’ูˆูŽุฌู’ู‡ู ุŒ ูˆูŽุฃูŽุญู’ุธูŽู‰ ู„ูู„ุฒูŽู‘ูˆู’ุฌู

โ€œRendahkanlah dan jangan berlebihan, karena yang demikian dapat mengindahkan muka dan menyenangkan suami.โ€ (shahih, HR. Abu Dawud, al-Bazzar, Thabrani dll, lih. Silsilah ash-Shahiihah 2:353-358)

Ulama madzhab Syafiโ€™i menganjurkan agar khitan dilakukan pada hari ketujuh. Demikian juga hendaknya khitan dilakukan tidak ketika anak mencapai masa baligh. Ibnul Qayyim berkata, โ€œTidak boleh bagi wali membiarkan anaknya tidak dikhitan hingga ia baligh.โ€

Kecuali jika sebelumnya ia non muslim, lalu masuk Islam atau tidak mengetahui hukum khitan, maka meskipun sudah dewasa, ia tetap disyariโ€™atkan berkhitan. Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda kepada seseorang yang datang kepada Beliau menyatakan diri masuk Islam:

ุฃูŽู„ู’ู‚ู ุนูŽู†ู’ูƒูŽ ุดูŽุนู’ุฑูŽ ุงู„ู’ูƒููู’ุฑู ูˆูŽุงุฎู’ุชูŽุชูู†ู’

โ€œHilangkanlah rambut kekufuran dan berkhitanlah.โ€ (HR. Abu Dawud dan isnadnya hasan)

Continue reading